1.887 Ruang Kelas Rusak di Bone – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

1.887 Ruang Kelas Rusak di Bone

RADARBONE.CO.ID—-Kesiapan Dinas Pendidikan dan jajarannya dalam menyambut program lima hari sekolah tersebut sangat penting. Mengingat tak sedikit sekolah di daerah ini mengalami kerusakan, terutama pada ruang kelas belajar.

Berdasarkan laporan keterangan pertanggungjawaban bupati Bone (LKPJ) tahun 2016, terungkap Kabupaten Bone memiliki 670 unit SD, 122 unit SMP, 38 unit SMA dan 24 unit SMK. Dari jumlah sekolah sebanyak itu, memiliki gedung sekolah mencapai 6.247 ruang kelas.

Ruang kelas ini ternyata banyak diantaranya yang sudah dalam kondisi rusak. Adapun total ruang kelas yang rusak, yakni 1.887 ruang. Dengan perincian rusak ringan 1.613 ruang dan rusak berat 274 ruang.
Ruang kelas rusak ini terbagi atas ruang kelas SD sebanyak 1.585 ruang, SMP sebanyak 171 ruang, SMA 125 ruang dan SMK 6 ruang.

Akademisi, Yusdar menilai kebijakan lima hari sekolah perlu mempertimbangkan kondisi sekolah di suatu daerah. Beberapa sekolah menerapkan kelas pagi dan sore karena terkendala terbatasnya ruang kelas, termasuk adanya ruang kelas yang rusak.

“Hemat saya, dengan penerapan full day school maka siswa dituntun untuk tinggal di sekolah mulai pagi hingga sore. Sementara ada sekolah yang justru menerapkan kelas pagi dan sore,” ujarnya.
Kabupaten Bone lanjut dia, sangat tidak siap menerapkan aturan tersebut. “Saya contohkan wilayah di pegunungan misalnya. Biasanya siswa di sana berangkat pagi-pagi buta dan baru pulang sore harinya. Jadi, ketika sekolah lima hari diterapkan, maka siswa ke sekolah mulai pagi hingga malam yang harus menempuh perjalanan kaki hingga belasan kilometer,” kritiknya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Drs Nursalam MPd mengatakan sekolah yang rusak tersebut sebagian telah diperbaiki pada 2016 dan 2017. “Memang banyak kelas yang rusak. Ada yang rusak ringan, ada juga yang berat. Tapi itu sudah direhab sebagian di 2016 dan 2017,” tutur Nursalam. Nursalam menambahkan upaya perbaikan kelas rusak terus dilakukan, tergantung dengan dukungan dana yang tersedia.

*

To Top