Tak Ingin Terlena dengan Survei, IYL Terus Fokus Bersama Koalisi Rakyat – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Tak Ingin Terlena dengan Survei, IYL Terus Fokus Bersama Koalisi Rakyat

RADARBONE.CO.ID_MAKASSAR- Kandidat Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo (IYL) tak ingin terlena dengan hasil survei lembaga nasional yang mengunggulkan dirinya bersama Andi Mudzakkar untuk memenangkan Pilgub Sulsel 27 Juni 2018 mendatang.

Meski sejak dulu menjadikan hasil survei salah satu acuan, namun lulusan terbaik Unhas di program doktoral tersebut, memilih tetap fokus bersama koalisi rakyat untuk menyosialisasikan sejumlah programnya demi membangun Sulsel.

Seperti yang sudah terjadwal, IYL kembali akan melanjutkan kampanye dan silaturahminya, Selasa (29/5/2018) hari ini, melalui program “Punggawa Ramadan” yang menyasar lima daerah pemilihan (Dapil) di Makassar.

Setelah pekan lalu memulai di Dapil I Makassar di Lapangan Hertasning, maka kali ini, IYL akan bertatap muka dengan warga di Dapil II (Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah) yang rencananya digelar, sore ini.

Juru Bicara IYL-Cakka, Henny Handayani mengatakan, kampanye terbatas di Dapil II akan dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang tempatnya menggunakan tenda di lapangan.

“Sama seperti pekan lalu, Pak Ichsan juga akan menyampaikan orasi politiknya, terutama dalam menjelaskan program-program yang ditawarkan untuk bersama membangun Sulsel,” terang Henny Handayani, Selasa (29/5/2018).

Sekadar diketahui, selama Ramadan, IYL akan lebih banyak melakukan silaturahmi dan sosialisasi di Makassar. Mengingat, 23 kabupaten/kota lainnya, sudah dijangkau IYL selama tahapan kampanye digelar.

Program pro rakyat yang diusung oleh Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) semakin mendapat apresiasi dari banyak pihak. Termasuk dari kalangan akademisi lintas perguruan tinggi di Sulsel.

Setelah ahli ekonomi Unhas Prof Dr Marsuki
Dea mengakui rumah produktif IYL-Cakka, kini giliran akademisi lainnya memberikan penilaian dan analisis tersendiri tentang program unggulan yang ditawarkan pasangan nomor urut 4 tersebut.

Akademisi dari Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arief Wicaksono misalnya, menilai, program unggulan IYL-Cakka, seperti Rumah Produktif berbasis desa di setiap kecamatan, serta pendidikan berkualitas secara merata tanpa pungutan, menjadi kebutuhan warga Sulsel.

“Kedua program itu pada dasarnya baik untuk Sulsel. Gagasan Rumah produktif itu misalnya, sebenarnya cukup sederhana, karena intinya adalah penyediaan medium dan fasilitas serta akses kepada lapangan pekerjaan,” kata Arif Wicaksono, Senin (28/5/2018).

Hanya menurut dia, program ini masih perlu disosialisasikan dengan baik dan massif ke masyarakat. Pasalnya bisa saja bagi masyarakat awam dianggap masih abstrak, belum jelas bentuknya. Apakah menggunakan aset dan atau fasilitas pemprov. “Termasuk darimana anggaran untuk itu,” tuturnya.

Sementara, untuk program pendidikan berkualitas dengan subsidi pendidikan dari pemerintah provinsi sebesar 1,5 triliun per tahun, juga sangat sederhana untuk mengetahui tujuannya.

“Yaitu untuk meniadakan atau meminimalisir pungli di berbagai level sekolah. Namun, bagaimana sebenarnya pelaksanaannya? Kalau anggarannya sudah merupakan hasil perhitungan yang matang, yang harus berkorelasi terhadap pungutan yang selama ini terjadi, maka tentu ini juga berkaitan dengan sikap integritas penyelenggara pendidikan tingkat dasar hingga menengah atas,” ucap dia.

Hanya saja, dia menjelaskan bahwa memang program duet nomor urut 4 ini harus membuat hitung-hitungan matang berkaitan dengan program yang berorientasi memperbaiki kualitas SDM bidang pendidikan. “Agar subsidinya tepat sasaran dan tidak terkesan boros anggaran,” tandasnya.

Setali tiga uang diungkapkan pengamat politik dari UINAM, Syahrir Kariem. Menurutnya, rumah produktif yang digagas IYL-Cakka untuk dibangun di per kecamatan dinilai sangat baik.

Selain untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran, kata Syahrir, rumah produktif ini sangat bermanfaat bagi kalangan ibu-ibu rumah tangga yang bergerak di bidang home industri.

“Program ini sangat menyentuh kebutuhan masyarakat kedepannya,” ujarnya.

Dia mengatakan, peningkatan ekonomi dan pendidikan masyarakat dengan program yang dicanangkan pasangan yang dikenal komitmen, tegas dan merakyat tentu akan terlihat. Sehingga otomatis angka pengagguran juga akan bisa dikurangi.

“Secara umum kita berharap, bahwa siapapun terpilih nanti jadi gubernur perlu mempertimbangkan program ini sebagai program unggulan,” harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan nomor urut 4 ini unggul di survei terbaru Jaringan Suara Indonesia. Selisih Tingkat keterpilihannya dibanding kandidat lain, melebihi batas margin of error di survei yang melibatkan 1.200 responden di 24 kabupaten/kota.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top