195 Napi di Bone Terima Remisi. Dua Bebas – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

195 Napi di Bone Terima Remisi. Dua Bebas

Salah seorang narapidana mencium tangan Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi usai memperoleh remisi, kemarin. Bupati Bone turut hadir dalam acara pemberian remisi tersebut.

RADARBONER.CO.ID_WATAMPONE–Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, Kamis 17 Agustus kemarin, membawa berkah bagi para narapidana penghuni lembaga pemasyarakatan. Pasalnya, setiap puncak peringatan HUT RI, Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan remisi atau pengurangan masa tahanan bagi para narapidana di seluruh Indonesia.

Di Lapas Klas IIA Watampone, tercatat 195 narapidana mendapatkan pengurangan masa hukuman. Dua dari 195 yang mendapatkan remisi tersebut, merupakan narapidana kasus terorisme Poso yakni Ansar Apriadi dan A Salama bin A Muh Ali. Ansar bahkan langsung menghirup udara bebas setelah mendapat pengurangan masa tahanan lima bulan bersama Samsir Bin Marafah, mantan narapidana kasus pencurian. Kecuali Salama, yang harus menjalani subsider atau hukuman pengganti. Diketahui, Ansar merupakan kurir yang khusus mengantarkan logistik untuk gembong teroris Santoso di Poso.

Kepala Lapas Klas IIA Watampone, Lukman Amin mengatakan, remisi diberikan kepada narapidana yang telah mematuhi tata tertib dan bersikap baik selama berada dalam tahanan Lapas.

Remisi diserahkan simbolis Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi. Fahsar berharap remisi yang diberikan menjadi bentuk pertanggungjawaban bagi para narapidana untuk tidak mengulangi kesalahannya.

“Remisi adalah anugerah, bukan sembarang diberikan. Ini bentuk pertanggungjawaban mengurangi dampak negatif pidana serta menekan tingkat frustasi warga binaan,” jelasnya.

Humas Lapas Klas IIA Watampone, Azhar menambahkan, narapidana yang memperolehan remisi mulai dari kasus pencurian, perlindungan anak, narkoba hingga teroris.

Total penghuni Lapas Klas IIA Watampone saat ini, kata Azhar, mencapai 424 orang dengan rincian narapidana 288 orang dan tahanan 136 orang.

*

Click to comment
To Top