Ada Apa Yah, Kok Pengurus Koni Ramai-ramai Mengundurkan Diri – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Ada Apa Yah, Kok Pengurus Koni Ramai-ramai Mengundurkan Diri

Suasana aktivitas latihan cabor Judo beberapa waktu lalu. Kini cabor terpaksa gigit jari karena dana pembinaan tak kunjung cair. Ini diperparah dengan pengunduran diri sejumlah pengurus KONI.

PENULIS : AGUSTAPA

 

WATAMPONE, RB—Pe-tinggi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bone ramai-ramai mengundurkan diri. Tak hanya Ketua KONI, A Sugirman yang hengkang dari kepengurusan KONI. Namun tiga petinggi lainnya juga melakukan langkah serupa.
Sekretaris Umum KONI Bone, Muhammad Arif Wahab yang dikonfirmasi RADAR BONE, Kamis 19 Mei kemarin, mengatakan dirinya telah mengajukan pengunduran diri, sebelum Ketua KONI mundar. “Jadi saat ini, saya tidak memiliki kewenangan di KONI, karena sebelum pak ketua mundur, saya sudah mundur lebih duluan. Bahkan surat kepengunduran saya sudah saya serahkan ke KONI,” ungkapnya.
Arif memilih mundur dari kepengurusan KONI, karena tidak mampu melaksanakan tugas secara efektif menyusul padatnya kegiatan yang dimiliki, sehingga sulit membagi waktu. “Saat ini, saya memiliki banyak kesibukan, sehingga tidak bisa merangkap jabatan. Maka dari itu, agar KONI tidak terbengkalai karena kesibukan saya, lebih baik saya mundur, apalagi lebih banyak yang berkompetensi daripada saya,” ungkapnya.
Arif mengaku tak hanya dirinya yang mundur dari KONI. Beberapa pengurus lain, seperti Kepala Bidang Pengembangan Prestasi KONI, Syamsu dan Bendahara II KONI Muhammad Tang juga diakui ikut mundur pada bulan Februari lalu.
“Surat pengunduran diri saya bersama Pak Syamsu dan Muhammad Tang sudah diserahkan ke Ketua KONI pada waktu itu, sebelum A Sugirman mengundurkan diri. Sedangkan surat pengunduran diri Ketua KONI A Sugirman sudah dikirim ke KONI Provinsi, bahkan surat pengunduran tersebut sudah diterima oleh Pengurus KONI Provinsi,” bebernya. Bukan cuma itu, kata Arif, kendaraan operasional bernopol DD 603 W yang sebe-lumnya digunakan dengan status pinjam pakai, telah dikembalikan yang dilengkapi berita acara pengembalian. “Berita acara tersebut, satu rangkap di bagian umum, dan satu dipegang mantan Ketua KONI, dan satu rangkap ditembuskan ke bupati,” jelasnya.
Sebelumnya, KONI Kabupa-ten Bone disorot sejumlah pengu-rus cabang olahraga. Pasalnya, dana pembinaan yang diharapkan tak kunjung cair. Padahal, dana hibah dari pemerintah daerah untuk KONI sudah ditransfer ke rekening KONI Bone. Tak berselang lama, pasca munculnya sorotan pengurus cabor tersebut, Ketua KONI Bone, A Sugirman pun mundur. Alasannya, dia akan fokus di dunia kampus, sehingga tak ingin merangkap jabatan.

To Top