Agustus, Penghasilan Anggota Dewan Naik – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Agustus, Penghasilan Anggota Dewan Naik

Sehari, Tunjangan Transportasi Legislator Rp450 Ribu

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Penghasilan anggota DPRD Bone akan bertambah terhitung mulai Agustus, menyusul pemberlakukan peraturan pemerintah yang mengatur tentang hak keuangan legislator . Dalam PP baru ini, wakil rakyat akan mendapat penghasilan tambahan, berupa tunjangan transportasi.

Terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Hak Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD membawa angin segar bagi kalangan legislator. Betapa tidak, mereka mendapat tambahan penghasilan dari tunjangan transportasi.

Setiap Anggota DPRD Bone mendapat tambahan tunjangan transportasi berkisar Rp450 ribu per hari. Jika dikalkulasi, dalam satu bulan legislator mendapat tambahan penghasilan mencapai Rp13 juta lebih. Artinya, dalam satu bulan, Anggota DPRD menerima gaji plus tunjangan sebesar Rp33 juta lebih.

Sebelum PP terbit, setiap legislator DPRD Bone, mengantongi pendapatan berkisar Rp20-an juta yang berasal dari gaji dan beberapa tunjangan, seperti tunjangan beras, uang makan, komunikasi dan perumahan.
Kasubag Pembendaharaan Sekretariat DPRD Bone, Salman SE MSI mengakui adanya kenaikan pendapatan anggota DPRD Bone.

“Iya, kecuali Ketua dan Wakil Ketua DPRD yang tidak mendapat tunjangan transportasi karena mereka sudah mendapatkan fasilitas mobil dinas,” ungkapnya kepada RADAR BONE, Jumat, 21 Juli lalu.
Dengan adanya tunjangan transportasi ini, kata Salman, fasilitas mobil dinas yang selama ini dimiliki Ketua dan Wakil Ketua serta Sekretaris Komisi akan ditarik.

“Soal itu (Mobil dinas komisi) BPKAD yang lebih tahu. Termasuk pemanfaatannya,” ujar Salman.
Hanya saja kata Salman, kenaikan tunjangan tersebut belum bisa dibayarkan, mengingat belum adanya Peraturan Bupati (Perbup) sebagai acuan sekretariat DPRD membayarkan kenaikan penghasilan legislator.

“PP kan harus ditindaklanjuti melalui perbub. Jadi ketika sudah ada peraturan bupatinya, otomatis langsung kita bayar. Misalkan PP-nya mulai berlaku Agustus kemudian peraturan bupatinya baru terbit September, nanti kekurangan itu dirapel,” beber Salman mencontohkan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bone, Andi Fajaruddin juga membenarkan adanya kenaikan penghasilan anggota DPRD Bone.

Kenaikan tunjangan legislator tersebut lanjut Fajar, tertuang secara rinci di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

Fajar menegaskan, begitu tunjangan transportasi anggota DPRD dibayarkan, maka secara otomatis, mobil dinas komisi akan langsung ditarik.

“Rencananya akan kita bayar pasca perubahan anggaran, tapi tetap yang dibayarkan mulai bulan Agustus sesuai masa mulai berlakunya PP 18 itu,” tutupnya.

Sejauh ini ada 12 mobil dinas yang difungsikan sebagai mobil komisi. Mobil dinas ini dikuasai ketua, wakil ketua hingga sekretaris komisi. Mobil dinas komisi bermerek Toyota Innova keluaran lama.

Sekadar diketahui, sebelumnya legislator menerima 14 jenis pendapatan, diantaranya gaji pokok Rp2.100.000 (Ketua DPRD), Rp1.680.000, Wakil Ketua Rp1.680.000, Anggota Rp1.575.000. Kemudian Tunjangan Jabatan Rp3.045.000 (Ketua DPRD), Wakil Ketua Rp2.436.000, Anggota Rp2.283.750. Pendapatan lainnya adalah

Tunjangan Perumahan Rp2.550.000 (Wakil Ketua) dan Anggota Rp2.040.000. Khusus untuk tunjangan perumahan ini, Ketua DPRD tak mendapatkan tunjangan karena sudah diberi fasilitas rumah dinas. Kemudian Tunjangan Khusus Rp400.000 (Ketua DPRD), Wakil Ketua Rp250.000 dan Anggota Rp200.000. Pendapatan lainnya adalah Uang Paket Rp210.000 (Ketua DPRD), Wakil ketua Rp168.000 dan Anggota Rp157.500. Disusul Penunjang Komunikasi Intensif Rp4.200.000 (Ketua DPRD), Wakil Ketua Rp4.200.000, Anggota Rp4.200.000.

Legislator juga mendapatkan Tunjangan Komisi Rp228.375 (Ketua), Wakil Ketua Rp152.250, Sekretaris Rp121.800 dan Anggota Rp 91.35. Bagi legislator yang masuk di Badan Musyawarah akan menerima tunjangan untuk posisi Ketua Rp228.375, Wakil Ketua Rp152.250, Sekretaris Rp121.800 dan Anggota Rp 91.350. Demikian pula bagi yang duduk di badan anggaran, badan kehormatan dan badan legislasi akan menerima tunjangan yang sama besarnya di badan musyawarah.

Selanjutnya bagi legislator yang sudah berkeluarga akan menerima Tunjangan Istri/Suami Rp210.000 (Ketua DPRD), Wakil Ketua Rp168.000 dan Anggota Rp157.500. Kemudian juga menerima Tunjangan Anak Rp42.000 (Ketua DPRD), Wakil Ketua Rp33.60 dan Anggota Rp31.500. Dan yang terakhir diterima wakil rakyat tersebut adalah Tunjangan Beras Untuk 4 Jiwa Rp69.760 (Ketua DPRD), Wakil Ketua Rp69.760 dan Anggota Rp69.760. Ini belum termasuk dengan biaya perjalanan dinas ketika keluar kecamatan atau kota. Khusus pada PP baru, legislator mendapat tunjangan transportasi.

*

To Top