Andi Asrul Hijrah ke Nasdem, Siap Lawan Fahsar di Pilkada – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Andi Asrul Hijrah ke Nasdem, Siap Lawan Fahsar di Pilkada

WATAMPONE, RB–Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPD I Partai Golkar Sulsel, H Andi Asrul menyatakan bergabung dengan Partai NasDem Sulsel, Rabu 15 Maret kemarin. Media-media online di Sulsel ramai memberitakan soal kepindahan tokoh yang dikenal dekat dengan Nurdin Halid tersebut.

Asrul yang tercatat masih menjabat Wakil Bendahara DPD Golkar Sulsel, hampir pasti mendapat rekomendasi dari Nasdem maju di Pilkada Bone.

Tim media Andi Asrul, Agil yang dikonfirmasi via seluler membenarkan hal tersebut. “Pak Andi Asrul bergabung ke Partai NasDem Sulsel tanpa paksaan,” ujar Agil kepada RADAR BONE via seluler, Jumat 17 Maret kemarin.

Bergabungnya Andi Asrul ke Nasdem lajut Agil, tanpa paksaan. “Pak Andi Asrul melihat partai Nasdem merupakan partai masa depan,” jelasnya.

Agil tak menampik jika Andi Asrul bakal maju di Pilkada Bone melalui usungan Partai Nasdem.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif menyatakan bahwa bergabungnya Andi Asrul Asron tentunya menjadi energi baru bagi partainya. Itu juga tidak lain merupakan buah dari program Indonesia Memanggil Partai NasDem.

Terkait agenda Pilkada, sambung Syahar–sapaan akrab Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini, tentu ada mekanise yang harus dilalui. “Tapi pada intinya, ini sebuah kegembiraan kami di Nasdem sulsel. Artinya di Nasdem selalu ada hal baru. Soal Pilkada, kita kembalikan ke mekanisme,” ujarnya.

Wakil Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Sulsel, Irfan Jaya menjelaskan, persiapan Partai NasDem tidak hanya pada Pilkada saja, melainkan bagaimana memenangkan pemilihan calon legislatif.

“Salah satu bentuk kesiapan kami untuk memenangkan Pemilu di Sulsel, mulai hari ini kami membuka pendaftaran bakal caleg. Partai ini sangat terbuka kepada siapapun yang punya ideologi yang sama dengan kami,” terangnya.

Menurut Irfan Jaya, target Partai NasDem di Pileg 2019, khususnya di Sulsel, yakni mendudukkan minimal enam kader di DPR RI, 15 DPRD Sulsel, dan sebanyak 115 di DPRD kabupaten/kota.

“Pendaftaran kami buka sampai Desember 2017. Tentu ada parameter sebagai tolok ukur dalam mengusung kader di Pileg nanti. Karena target kami menjadi pememang Pemilu,” terangnya.

*

Click to comment
To Top