Arsyad: Banyak PNS Tak Bayar Iuran – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Arsyad: Banyak PNS Tak Bayar Iuran

Penggunaan Iuran Korpri Dipertanyakan

PENULIS : BAHARUDDIN

WATAMPONE, RB—Sekretaris Pengurus Korpri Kabupaten Bone, H Arsyad Aras menegaskan saldo yang dimiliki saat ini cuma sebesar Rp51 juta. Tidak sebesar dengan potensi penerimaan dari 11 ribu PNS yang ada di lingkup Pemkab Bone.
Minimnya iuran yang terkumpul dikarenakan masih banyaknya PNS yang tidak membayar iuran. “Seandainya semua PNS bayar iuran memang pemasukannya cukup besar. Tapi kenyataannya masih banyak diantaranya tidak membayar, sehingga jumlah iuran yang mampu kami kumpulkan perbulan tidak ba-nyak, apalagi hasilnya 50 persen di kecamatan juga 50 persen di kabupaten,” jelas Arsyad kepada RADAR BONE, Senin 7 November kemarin.

Arsyad mengakui, bahwa saldo sebesar Rp51.289.350 merupakan hasil iuran yang terkumpul hingga Oktober 2016, dari kepengurusan baru yang terbentuk sejak 2015. Minimnya saldo tersebut, kata dia selain karena banyak anggota atau PNS yang tidak membayar iuran juga dikarenakan pengurus saat ini tidak mewarisi saldo dari pengurus sebelumnya.

“Iuran yang kami terima ini hanya mulai Januari 2015 sampai dengan sekarang. Sedangkan saldo 2014 ke bawah tidak ada yang kami dapatkan dari pengurus lama. Pada saat pembentukan pengurus baru kami mulai dari nol saldo,” paparnya.

Arsyad juga menjamin, bahwa dana yang terhimpun dari iuran Korpri dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat dipertanggungjawabkan. “Semua pemasukan setiap bulannya ada saya punya arsip dan kami transparan. Kalau memang ada yang mencurigai kalau ini disalahgunakan saya bisa perlihatkan arsipnya yang sudah membayar setiap bulannya,” tegasnya.

Arsyad membeberkan sejumlah kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya pembentukan kepengurusan korpri baru periode 2014-2019, muskab korpri disusulpemilihan pengurus, pelantikan pengurus korpri Kabupaten Bone pada Agustus 2015 lalu. Selain itu dilanjutkan pelantikan pengurus korpri SKPD pada Oktober 2015, pelantikan pengurus korpri kecamatan November 2015 serta perayaan Hari Ulang Tahun Korpri ke-44 tahun 2015 dan temu forum pengurus korpri se Kabupaten Bone pada Juli lalu.

Ketua Korpri Kabupaten Bone, HA Surya Darma SE MSi menambahkan iuran yang dihimpun dari anggota masuk ke dalam kas Korpri dan dicairkan untuk membiayai kegiatan organisasi.
“Iuran tersebut digunakan untuk dana kegiatan Korpri yang telah diprogramkan melalui rapat kerja, dan sebagian untuk membayar honorarium tenaga administrasi dan operator yang di Sekretariat Korpri,” katanya melalui sambungan telepon, Senin 7 November kemarin.

Hanya saja besaran iuran yang terkumpul, Sekretaris Kabupaten Bone ini mengaku tidak mengetahuinya secara detail. “Saya tidak tahu jumlah dananya karena tidak ada laporannya ke saya. Lagian saya juga baru jadi ketua setelah organisasi ini vakum selama empat tahun lebih,” katanya.

Surya Darma mengungkapkan, pada November ini pihaknya akan menggelar HUT Korpri dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mempererat jalinan silaturrahim dan kekompakan para ASN. “Kami akan gelar pertandingan olahraga dan puncak kegiatan melalui upacara. Kegiatan ini sumber anggarannya dari iuran Korpri yang terkumpul,” tegasnya.

Terkait rencana program untuk melakukan pendampi-ngan kepada ASN yang terjerat masalah hukum, pejabat yang akrab disapa Andi Cicu ini meng-akui hasil iuran Korpri tidak cukup, sehingga perlu dukungan pemerintah daerah. “Makanya kami bermaksud meminta bantuan ke Pemkab Bone untuk program kami itu,” katanya.

*ASKAR SYAM

To Top