Radar Bone

Berita Terkini

ASDP Siap Tutup, Tunggu Permintaan Pemkab Bone

RADARBONE.CO.ID–Pelabuhan Penyeberangan Bajoe hingga kini belum ditutup menyusul kian mewabahnya virus corona atau Covid19. Padahal, virus ini sangat rawan masuk melalui pelabuhan. Apalagi, Sulawesi Tenggara khususnya Kolaka sudah masuk zona merah Covid19.

Pemkab Bone sendiri dinilai sangat lamban mengambil kebijakan dalam menangani virus corona. Khususnya membatasi pendatang yang masuk baik melalui pelabuhan maupun daerah-daerah perbatasan.

Padahal ASDP sudah memberi lampu hijau, siap menutup pelabuhan begitu ada edaran atau surat dari Pemkab yang masuk yang meminta jalur penyeberangan untuk penumpang ditutup sementara.

General Manager (GM) ASDP Bajoe, Jamaluddin mengaku, meski belum ada intruksi dari pusat untuk menutup sementara Pelabuhan Bajoe, namun jika ada permintaan dari Pemkab Bone melalui bupati (HA Fahsar M Padjalangi) yang melarang Warganya untuk menyeberang ke Kolaka, maka pihaknya pasti akan menutup sementara pelabuhan Bajoe.

“Tapi perlu saya luruskan, di Siwa itu yang ditutup khusus untuk penyeberangan penumpang. Kalau logistik, tetap jalan. Karena logistik ini, kebutuhan pokok. Tidak boleh ditahan. Bajoe nanti kalau kita tutup, dikecualikan untuk logistik. Jalur kapal untuk logistik tetap harus dibuka, karena ini kebutuhan,” ujarnya kepada radarbone.co.id, kemarin.

Berbeda dengan Wajo, bupatinya (H Amran Mahmud) bahkan sudah memutuskan menutup sementara Pelabuhan Siwa sejak Sabtu lalu.

Bupati Bone sendiri baru mengusulkan penutupan pelabuhan saat teleconference dengan Gubernur Sulsel, Prof Dr HM Nurdin Abdullah, Forkompinda Sulsel dan seluruh bupati dan walikota se Sulsel, Kamis 26 Maret 2020.

Bupati melalui Kabag Protokol Setda Bone, Barham mengatakan, bupati pada kesempatan itu mengusulkan agar Pelabuhan Bajoe ditutup.

“Itu salah satunya yang disampaikan bupati ke gubernur,” kata Barham.

Barham mengaku, pertimbangan bupati meminta pelabuhan ditutup, mengingat penyebaran virus melalui pelabuhan sangat rawan terjadi. Apalagi Sulawesi Tenggara saat ini dinyatakan positif corona.

“Karena penutupan pelabuhan ini, bukan kewenangan pemkab. Jadi tadi pak bupati usulkan ini ke pak gubernur. Kita tunggu saja perkembangannya,” tutup Barham.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top