Awas, Penipu Sasar OPD – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Awas, Penipu Sasar OPD

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi sasaran penipuan. Setelah bendahara Dinas Kebudayaan, yang nyaris ditipu penelepon gelap, kini, dua warga Desa Tellongeng Kecamatan Mare, menjadi korban dan harus merelakan uang mereka Rp20 juta melayang setelah diiming-imingi dipekerjakan sebagai tenaga honorer Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Mimpi Adri Bin Ambo Tang dan Rusdi Bin Kadir menjadi pegawai pemadam kebakaran harus pupus. Itu setelah keduanya menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh Andi Ros alias Andi Anti tersebut. Dua warga Desa Tellongeng itu rela membayar masing-masing Rp10 juta lantaran tergiur menjadi tenaga honorer di Damkar. Mereka dijanji bakal ditempatkan di emergency center Jl Ahmad Yani.

“Awalnya ini dari ajakan teman saya (Adri). Dia diminta untuk cari orang dengan alasan Damkar butuh dua orang pegawai baru disitulah saya diajak yang awalnya hanya membayar Rp3 juta untuk penempatan Kecamatan Tonra pada April lalu,” ungkap Rusdi kepada RADAR BONE usai melaporkan kasus penipuan yang dialaminya ke Mapolres Bone.

Rusdi mengaku, oknum yang mengaku kerabat Bupati Bone, HA Fahsar M Padjalangi itu, meminta setoran ditambah dan dijanjikan penempatan wilayah kota.

“Tadinya dia minta Rp3 juta. Belakangan dia menemui saya kembali, katanya ada pegawai Damkar dipecat sehingga butuh pengganti namun katanya saya harus kasi genap pembayaran jadi Rp10 juta, dengan pembayaran awal Rp9 juta, yang Rp1 jutanya nanti setelah bekerja baru dilunasi namun kalau teman saya Adri langsung dilunasi,” jelasnya.

Sayangnya, setelah uang yang diminta disanggupi, kepastian bekerja di Damkar tak kunjung jelas.
“Saya bayar itu Andi Anti, April lalu. Dia bilang Insya Allah ndi setelah pemilu adami panggilanta, lewat pemilu, dia janji lagi setelah penetapan presiden, kemudian karena tidak ada lagi panggilan dia janji lagi setelah Mutasi pejabat Pemda Bone,” bebernya.

Dari situlah kata Rusdi timbul kecurigaan bahwa dirinya ditipu. Apalagi, oknum itu mengaku bekerja di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bone, instansi yang tak ada hubungannya dengan perekrutan pegawai damkar.

“Saya cek di Capil, ternyata tidak ada dibilang Andi Anti disana,” katanya.
Tak hanya itu lanjut Rusdi, banyak Warga Desa Tellongeng ditipu, untuk pengurusan subsidi listrik, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan kartu BPJS.

“Untuk subsidi listrik ini dia kasi membayar orang Rp500 ribu per rumah dengan modus voucer listrik harus beli lewat dia yang katanya beli Rp50 ribu masuk Rp70 ribu. Ternyata, hanya awalnya genap Rp70 ribu, setelah pembelian kedua sudah tidak ada lagi tambahan,” bebernya.

Sementara itu, data yang diperoleh dari Humas Polres Bone, Andi Anti alias Andi Ros juga pernah melakukan aksi sama dengan menipu warga yang ingin mendaftar menjadi Polri.

“Memang ini orang sudah menjadi target kami. Ada juga yang melapor ditipu Rp100 juta lantaran dijanji untuk diurus masuk di kepolisian,” tukas Kasubag Humas Polres Bone, AKP Daniel. Ia mengaku, status pelaku saat ini masih buron. “Nanti setelah kita tangkap, semua yang pernah jadi korban bisa datang ke Mapolres Bone,” tambahnya.

Tak hanya Damkar yang jadi sasaran penipuan, OPD yang kini dinakhodai kepala dinas baru juga menjadi sasaran empuk penipu.

Salah satunya, menimpa Bendahara Dinas Kebudayaan yang ditelepon oleh oknum yang mengatasnamakan Kepala Dinas Kebudayaan, Ansar Amal lalu meminta uang sebesar Rp15 juta, dengan alasan uang itu akan disetor ke Sekda Bone, HA Surya Darma. Beruntung, pada saat oknum menelpon bendahara, Ansar Amal berada di Dinas Kebudayaan dan langsung melaporkan kejadian itu ke Sekda Bone, agar menyampaikan ke seluruh OPD untuk mewaspadai aksi penipuan.

“Saya tidak pernah meminta uang seperti itu dan Sekda juga tidak pernah minta uang seperti itu. Untungnya saya berada di kantor bersama bendahara, pada saat ada penelepon gelap itu beraksi,” pungkas Ansar Amal.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top