Ayo Ke Bendungan Ponre-ponre, Bendungan Terbesar Kedua di Tanah Air – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Ayo Ke Bendungan Ponre-ponre, Bendungan Terbesar Kedua di Tanah Air

Pengunjung menikmati suasana santai di atas jembatan yang menghubungkan ke Bendungan Ponre-ponre. Bendungan terbesar kedua di tanah air ini, kerap dijadikan obyek wisata pada hari libur.

PENULIS : ADRY

RADARBONE.CO.ID–Bendungan Ponre-ponre tak hanya menjadi sumber irigasi pertanian di wilayah Kecamatan Libureng dan sekitarnya. Namun bendungan terbesar kedua Indonesia itu kini menjadi obyek wisata favorit.

Bendungan Ponre-ponre terletak di Desa Tompobulu, Kecamatan Libureng. Berdasarkan informasi yang dihimpun RADAR BONE, bendungan ini dibangun dengan konstruksi bangunan concrete face rockfill dam (CFRFD). Bendungan jenis ini baru ada dua di Indonesia. Satu di Jawa Barat bernama Bendungan Cirata, dan satunya lagi adalah Bendungan Ponre-ponre.

Bendungan Ponre-ponre memiliki kapasitas tampung 48 juta kubik dan mampu mengairi 4.411 hektare sawah.
Bendungan ini dibangun menghabiskan dana sekira Rp91 miliar dan diresmikan pada 12 Maret 2009 silam.
Untuk sampai ke lokasi ini, pengunjung akan disuguhi pemandangan indah, berupa hamparan persawahan dan perbukitan.

Selain fungsi utamanya mengairi sawah tadah hujan juga pada hari libur, Bendungan Ponre-ponre berubah menjadi lokasi obyek wisata yang digemari. Berbagai aktivitas bisa dilakukan untuk melepas penat, seperti berenang, memancing hingga duduk santai menikmati pemandangan yang eksotis.

Bendungan Ponre-ponre tak hanya menjadi pilihan favorit warga setempat, tapi warga dari luar daerah pun berdatangan untuk menikmati pesona bendungan Ponre-ponre, seperti warga asal Kabupaten Sinjai dan Maros.
Salah seorang pengunjung Bendungan Ponre-ponre, Farlina Sari mengaku kerap berlibur ke Bendungan Ponre-ponre karena akses mudah dijangkau.

“Saya memilih berliburan di tempat tersebut karena lokasinya mudah dijangkau, serta lokasinya sangat cocok untuk dijadikan tempat foto-foto bersama teman dan keluarga,” ungkap wanita asal Ulaweng itu. Farlina mengaku Bendungan Ponre-ponre sangat cocok untuk lokasi perkemahan.

“Saya rasa Bone ini sangat kaya dengan objek wisata karena di sini juga cocok dijadikan sebagai lokasi perkemahan, serta lokasi mancing,” jelasnya. Bendungan Ponre-ponre menjadi tempat obyek wisata favorit pada waktu-waktu tertentu saja. “Tempat ini hanya dipenuhi pengunjung saat waktu-waktu tertentu, seperti suasana libur sekolah,” pungkasnya.

To Top