Bakal Caleg di Bone Ramai-ramai ‘Curi’ Start Kampanye. Ini Buktinya! – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Bakal Caleg di Bone Ramai-ramai ‘Curi’ Start Kampanye. Ini Buktinya!

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Bakal calon legislatif yang maju di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 ramai-ramai memasang baliho dan spanduk untuk meningkatkan popularitas. Bahkan, tak sedikit spanduk tersebut dipasang di pagar masjid.

Padahal, dalam aturan tegas melarang bakal caleg berkampanye dalam bentuk apapun sebelum masuk tahapan kampanye. Bagi yang melakukan hal tersebut dinyatakan melanggar Undang-ndang. Penerapan aturan tentang pemasangan alat peraga kampanye (APK) Pileg, semakin tidak jelas.

 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga belum terlihat tindakan penertibannya. Sejumlah kalangan pun mempertanyakan kinerja lembaga penyelenggara pemilu itu, yang terkesan tutup mata dalam mengawasi tahapan pileg yang tengah berjalan.

Aktivis pemuda, Darmawansyah menyayangkan kian bermunculannya APK Pileg yang dipasang di sembarang tempat serta tidak mengindahkan aturan yang ada.

“Penyelenggara jangan tutup mata. Alat peraga kampanye sudah banyak yang dipasang dan mayoritas tidak sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku,” tegasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Bone, Suardi Pirdaus menegaskan, regulasi harus dipatuhi. “Kami di Demokrat menghormati tahapan. Sebagai bukti, hingga saat ini para calon anggota legislatif kami masih menahan diri dengan tidak memasang APK Pileg di sembarang tempat, karena bertentangan dengan aturan yang dimaksud,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Bone, Izharul Haq yang dikonfirmasi RADAR BONE membenarkan larangan bagi para calon wakil rakyat untuk tidak berkampanye di luar tahapan.

“Para bacaleg seharusnya mematuhi aturan yang ada. Sosialisasi bakal caleg tidak diperbolehkan, sebab memang belum saatnya untuk melakukan kampanye,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Bone, Hj Jumria yang dikonfirmasi mengaku tengah melakukan investigasi terkait banyaknya spanduk dan baliho bacaleg yang terpasang di sejumlah fasilitas umum.
Jumria berjanji akan segera memanggil pengurus partai politik, begitu pihaknya telah mendata bacaleg yang melakukan kampanye di luar jadwal. “Ini sementara kita investigasi. Setelah itu diundang klarifikasi parpol terkait hal itu,” terangnya.

Bawaslu tegas dia, tidak hanya melakukan penelusuran di kota melainkan juga sampai ke desa.
“Kita sudah imbau seluruh panwascam untuk melakukan investigasi terkait spanduk yang bertebaran itu,” bebernya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top