Banding JPU Diterima, Hukuman Muhlis Ditambah – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Banding JPU Diterima, Hukuman Muhlis Ditambah

Kasus Pembunuhan Calon Bidan

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Hakim Pengadilan Tinggi Makassar mengabulkan banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait putusan hakim Pengadilan Negeri Watampone terhadap Bripda Muhlis, oknum anggota Polda Sulsel yang tegas menghabisi calon bidan cantik, Harmawati alias Arma.

Dengan dikabulkannya banding JPU tersebut, Muhlis yang sebelumnya divonis empat tahun penjara, kini bertambah menjadi enam tahun. Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Bone, Adnan Hamzah yang dikonfirmasi Rabu, 2 Agustus kemarin mengatakan putusan tersebut sudah sesuai dengan banding yang diajukan.

“Amar putusannya memperbaiki putusan PN Watampone menjadi pidana penjara selama 6 tahun,” kata Adnan.
Meski hasil banding telah keluar, Adnan mengatakan pihaknya tetap akan mempelajari putusan tersebut. Jika ada ditemukan kekeliruan dalam penerapan hukum oleh hakim maka pihaknya akan menempuh kasasi.

“Masih dipelajari dulu hasil putusannya nanti akan kita umumkan apakah kasasi atau tidak,” tutupnya.
Diketahui, majelis hakim Pengadilan Negeri Watampone telah menjatuhkan vonis terhadap Muhlis pada Senin, 17 April lalu.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Panji Prahistoriawan Prasetyo, SH ini memvonis terdakwa Muhlis empat tahun penjara.

Hukuman empat tahun penjara tersebut jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang sebelumnya mengajukan tuntutan 12 tahun penjara.

Muhlis adalah oknum anggota Polda Sulsel yang tega membunuh pacarnya, Harmawati alias Arma, pada Senin,15 Agustus 2016 di Desa Lappa Bosse Kecamatan Kajuara. Kasus ini terungkap saat warga menemukan gadis cantik itu terbujur kaku di kawasan pegunungan. Belakangan terungkap jika mahasiswi kebidanan asal Sultra itu dibunuh oleh pacarnya yang tak lain adalah Muhlis.

Pria asal Desa Lappa Bosse ini tega menghabisi calon bidan itu karena cemburu.

*

To Top