Bawang Putih Tetap Melambung, Telur Menyusul – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Bawang Putih Tetap Melambung, Telur Menyusul

Suasana aktivitas pedagang sembako di Pasar Sentral Palakka, Senin, 19 Juni kemarin. Harga sembako bergerak naik seiring makin dekatnya hari lebaran.

Harga Sembako Jelang Lebaran

PENULIS : ADRY

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Seiring makin dekatnya lebaran Idul Fitri 1438 H, harga sembako terus bergerak naik. Bawang putih yang sebelum ramadan sudah naik, kini tetap melejit. Pergerakan serupa terjadi pada harga telur.

Pantauan RADAR BONE di Pasar Sentral Palakka sepekan menjelang lebaran, harga sembako kembali melonjak.
Telur ayam misalnya yang sebelumnya dibanderol Rp35.000 per satu rak, kini naik menjadi Rp38.000 per satu rak. Hal serupa terjadi pada telur bebek, dimana sebelumnya masih dijumpai dengan harga Rp60.000 per satu rak, kini melonjak menjadi Rp75.000 per satu rak. Yang tak pernah kendor harganya, adalah bawang putih.

Pada awal ramadan lalu masih dijual seharga Rp45.000 perkilogram, sekarang naik meloncat menjadi Rp53.000. Paling paling mencengangkan adalah ubi jalar. Sebelumnya masih dipatok Rp150.000 perkarung, kini naik dua kali lipat menjadiRp320.000. Pergerakan harga ini mulai terjadi sejak 10 ramadan.

Salah seorang pedagang Hj Paccing mengakui kenaikan harga tersebut dipicu meningkatnya permintaan dari konsumen. “Adanya kenaikan harga bahan sembako ini, tentunya yang menjadi penyebab yakni tingginya permintaan dari konsumen, serta kurangnya pasokan barang saya rasa itu yang menyebabkan,” tuturnya.

Diakui Paccing pergerakan harga sembako masih berpeluang terjadi, terutama sehari menjelang lebaran.
“Mungkin pada saat mendekati lebaran, seperti biasanya pasti ada lagi perubahan harga karena ini sudah mulai kenaikan,” tambahnya.

Pedagang lainnya, Sarbini mengungkapkan telur mengalami kenaikan signifikan.
“Hanya telur yang mengalami kenaikan drastis. Kenaikannya mencapai Rp3000 per raknya,” tambah Sarbini.

(*)

To Top