Begini Cara Warga Bone Menaklukkan Ular Piton Raksasa yang Menerkam Tangannya – Radar Bone

Radar Bone

Peristiwa

Begini Cara Warga Bone Menaklukkan Ular Piton Raksasa yang Menerkam Tangannya

Warga saat menangkap ular piton raksasa yang menyerang warga, Sabtu 1 April

PENULIS: HERMAN KURNIAWAN

RADARBONE.CO.ID, WATAMPONE-
Darwis (50) korban yang berhasil meloloskan diri dari terkaman ular piton raksasa menceritakan strategi untuk menaklukkan predator mematikan itu, Sabtu 1 April.

Saat tangan kirinya di terkam. Dia berusaha untuk tenang. Kemudian tetap berdiri meski kakinya dililit badan dan ekor piton.

Ketika mendapat peluang dia lantas perlahan memarangi bagian kepala ular hingga terkamannya lepas.

Setelah terkaman sang predator lepas dia tetap tenang hingga lilitan juga longgar.

Setelah longgar dan berhasil lolos, Darwis lantas berteriak meminta tolong kemudian warga lain datang membantu menangkap ular.

“Saya selalu berusaha tenang meski tangan digigit ular. Setelah ada peluang langsung saya parangi kepala ular sampai lepas gigitannya,” kata Darwis.

Sebelumnya, kejadian serupa dengan di Mamuju dimana ular piton raksasa menelan hidup-hidup manusia nyaris terjadi di Kampung Tengah, Kelurahan Pallette, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulsel, Sabtu 1 April sekira pukul 15.30 Wita.

Korbannya adalah warga setempat, Darwis (50). Yang mana pada saat dia sedang membersihkan kebun kakao miliknya. Tiba-tiba tangannya diterkam ular berukuran tujuh meter. Setelah menerkam tangan korban. Perlahan-lahan piton mulai melilit kaki, Darwis. Beruntung saat kejadian petani kakao itu sedang membawa parang. Dengan sigap dia memarangi kepala ular hingga gigitannya lepas.

Pasca kejadian Darwis bersama warga membawa ular itu ke kepemukiman dan menjadi tontonan warga.

Menurut pengakuan warga, mereka kerap menemuka ular piton berukuran besar di hutan tak jauh dari pemukiman warga.

“Sering ada didapat ular besar di hutan. Bahkan sebagian dekat dari rumah penduduk,” kata, Illang seorang warga.

Sementara Lurah Palette, Andi Pangeran mengingatkan kepada seluruh warganya agar selalu berhati-hati ketika sedang beraktivitas di hutan.

“Untuk semua warga hendak berhati-hati kalau beraktivitas karena memang di sini rawan serangan ular,” tegasnya.

To Top