Begini Kiat SMAN I Kahu ‘Merajai’ Ujian Nasional Tingkat Kabupaten Bone – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Begini Kiat SMAN I Kahu ‘Merajai’ Ujian Nasional Tingkat Kabupaten Bone

Siswa-siswa SMAN I Kahu yang tergabung dalam paskibra berpose bersama usai melaksanakan tugas beberapa waktu lalu. Siswa sekolah ini meraih peringkat pertama hasil ujian nasional tingkat Kabupaten Bone.

Bimbel Minimal Satu Semester

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Meski berada jauh dari akses kota. Namun siswa-siswi SMA Negeri I Kahu tak mau kalah dalam hal prestasi. Terbukti, dua tahun berturut-turut sekolah ini menempati peringkat pertama hasil ujian nasional (UN).

SMA Negeri I kembali mengulang prestasi menjadi juara I, hasil ujian nasional tingkat Kabupaten Bone. Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan yang dilakukan guru-guru di sekolah ini.

“Selain melakukan bimbingan terhadap siswa, kami juga membagikan buku untuk bahan pelajaran. Dan memang kalau tahun lalu itu kami kasi bimbingan sama siswa selama satu tahun. Jadi setelah naik kelas sudah ada juga bimbingan untuk mereka. Kalau tahun ini hanya satu semester saja” ujar Muhammad Yusuf, MSi, Kepala SMAN I Kahu kepada penulis, Senin, 8 Mei kemarin.

Tak hanya itu, kata Yusuf, kerjasama antara guru juga diperkuat, terutama dalam memberi bimbingan kepada siswa.
“Terlebih dahulu kami tanamkan jiwa kedisiplinan kepada para guru agar bisa menjadi contoh para siswa, karena tidak mungkin siswanya disiplin kalau gurunya tidak disiplin. Pembinaan dan menanamkan jiwa kedisiplinan terhadap mereka, dan kalau sudah masuk jam pelajaran itu sudah tidak ada lagi siswa yang berkeliaran,” bebernya.
Usaha tersebut, kata Yusuf tidak sia-sia.

Buktinya, sekolah yang dipimpinnya kembali menorehkan prestasi sebagai juara I hasil UNI tingkat Kabupaten Bone. “Harapan kami memang seperti itu dengan usaha dan kerja keras yang kami lakukan, akan tetapi kita juga tidak memburu rangking, intinya ujian nasional itu bagus dan bagaimana para siswa bisa menjawab soal-soal tersebut untuk bisa masuk di perguruan tinggi yang mereka inginkan,” jelasnya.

Dengan kondisi yang sangat jauh dari kota, sambung Yusuf tak membuat siswanya patah semangat, tapi justru lebih bersamangat dan memperlihatkan kegigihan dalam belajar.
“Sering saya sampaikan kepada siswa, bahwa apa yang dilakukan orang kota itu juga bisa dilakukan di sini.
Melihat semangat para siswa, alhamdullillah semua siswa di sini sudah bisa mengaplikasikan komputer,” tambahnya.

(*)

To Top