Begini Kronologi Oknum Guru Aniaya Murid – Radar Bone

Radar Bone

Peristiwa

Begini Kronologi Oknum Guru Aniaya Murid

Pelaku penganiayaan murid sendiri saat diamankan di Mapolsek Ulaweng, Rabu 12 April.

PENULIS: HERMAN KURNIAWAN

RADARBONE.CO.ID, ULAWENG- HRN menceritakan kronologi pemukulan yang diderita dari gurunya. Penganiayaan itu bermula saat pelaku sementara menerangkan mata pelajaran matematika. Di saat bersamaan, HRN sedang berbincang dengan temannya tanpa memperhatikan penjelasan ibu guru, Rabu 12 April.

Diduga terbakar emosi, pelaku lantas mendekati korban kemudian melepas sepatu hag yang dipakai kemudian, SS memukul korban menggunakan sepatu yang mengenai hidup berulang kali.

Akibat kejadian tersebut korban yang masih duduk di bangku kelas IV SD 135 Manurunge, Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone, Sulsel mengalami luka memar dan mengalami pendarahan di bagian hidung.

Sebelumnya, lantaran diduga takut aksi kekerasan terhadap muridnya terungkap, oknum guru yang mengajar di SD 135 Manurunge, Kecamatan Ulaweng , SS (57) memberi uang sebesar Rp5 ribu dengan harapan korban, HRN (10) tidak menceritakan insiden pemukulan tersebut ke orang tuanya.

Namun harapan sang ibu guru gagal, HRN tetap menceritakan perlakuan pelaku dan melaporkan ke polisi.

Mendengar cerita korban yang menderita pukulan berkali-kali. Hingga menimbulkan luka memar dan pendarahan pada bagian hidung.

Finar (42) selaku orang tua korban langsung mendatangi Mapolsek Ulaweng guna melaporkan kasus tersebut.

Paur Humas Polres Bone, Iptu Adenan yang ditemui RADARBONE.CO.ID di sela-sela kegiatan Workshop Kehumasan di gedung PKK Bone, Kamis 13 April membenarkan adanya oknum guru sekolah diamankan terkait kasus kekerasan terhadap muridnya.

“Iya sudah diamankan pelakunya. Yang tangani Polsek Ulaweng,” tandasnya.

Sementara Kapolsek Ulaweng, AKP Subair mengatakan, pihaknya sementara melakukan penyidikan terkait kasus ini.

“Kalau pelaku terbukti, dia bakal dijerat Undang Undang Perlindungan Anak dan Hak Asasi Manusia, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.” terangnya.

Click to comment
To Top