Belasan Drainase di Bone Tersumbat – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Belasan Drainase di Bone Tersumbat

Salah satu titik drainase yang tersumbat di Jl Hussein Jeddawi. Ruas jalan ini merupakan salah satu dari belasan titik drainase yang tersumbat di wilayah kota. Tiap hujan turun deras dalam durasi lama,.kawasan ini selalu tergenang.

PENULIS : RISNAWATI – ADRY

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Kondisi drainase di wilayah perkotaan cukup memperihatinkan. Beberapa diantaranya terputus karena tersumbat tumpukan sampah, material bangunan hingga dijadikan jalan.
Penelusuran yang dilakukan RADAR BONE, pada April lalu, menemukan belasan ruas jalan yang memiliki saluran air yang buruk. Titik drainase yang tersumbat tersebut tersebar di MT Haryono terdapat 15 titik, Jl Sukawati 2 titik, Jl Agussalim 2 titik, Jl Ahmad Yani 4 titik dan Jl Besse Kajuara 1 titik (Selengkapnya lihat grafis).

Salah seorang warga Jl Agussalim, Hamsah (50) mengatakan drainase di lingkungannya tak berfungsi sejak lama. Namun hingga kini belum ada pembenahan. “Sudah sekira setahun ini pemerintah tidak membenahi drainase yang sudah lama tidak berfungsi,” ungkap Hamsah.

Karena drainase tersumbat, kata Hamsah air pun tumpah ke jalan saat hujan turun.“Saluran tersumbat karena tumpukan sampah,” bebernya. Hamsah berharap segera dilakukan pengerukan sebelum genangan air makin parah. “Pemerintah harus memperhatikan drainase di sini, sebelum menyebabkan banjir lebih besar,” harapnya. Harapan serupa disampaikan warga di Jl Yos Sudarso.

Salah seorang warga setempat, Mila mengatakan setiap hujan dalam durasi panjang, warung miliknya selalu kebanjiran. “Jika hujan warung saya terendam air karena drainasenya sudah rusak,” tutur pemilik warung makan tersebut kepada RADAR BONE, beberapa waktu lalu.

Salah seorang pemilik bengkel Ashar menambahkan kawasan Jl Sudirman diakui tak pernah luput dari banjir. “Di sini memang sudah lama rusak drainasenya. Dan jika hujan lebat turun air pasti tergenang di halaman rumah warga,” bebernya.

Ashar berharap agar pemerintah daerah segera memperbaiki drainase yang rusak.
Keluhan serupa disampaikan warga di Jl Gunung Jaya Wijaya. Warga setempat, Khalid (51) mengatakan kurangnya tempat sampah yang disediakan pemerintah daerah, mengakibatkan warga membuang sampah di sembarang tempat.

“Sebenarnya kami juga kesulitan membuang sampah, misalkan di Jl Gunung Jayawijaya ini, tempat sampah yang tersedia hanya satu padahal jumlah warga yang akan membuang sampah banyak, artinya tempat sampah tersebut tidaklah memadai, sehingga sampah sering terhambur ke jalan dan masuk ke dalam drainase,” tutur Khalid.

Sebelumnya, Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi, MSi mengatakan telah menginstruksikan kepada instansi terkait untuk membenahi drainase yang tidak berfungsi, termasuk di Jl MH Thamrin. “”Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk mengambil tindakan dan langkah cepat untuk mengatasi itu semua.

Pelataran depan dari tiga rumah warga yang berada di pinggir jalan poros akan segera kita bobol. Walaupun sebenarnya ini kewenangan pusat karena jalan tersebut adalah jalan nasional. Ini persoalan tanggap darurat tak perlu lagi kita tunggu mereka (Pusat),” jelas Fahsar melalui akun facebooknya, Senin, 15 Mei lalu sekira pukul 11.00 Wita.

To Top