Beralih ke Fungsional, Jabatan Sekkab Bone Masih Dipegang Andi Cicu – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Beralih ke Fungsional, Jabatan Sekkab Bone Masih Dipegang Andi Cicu

RADARBONE.CO.ID–WATAMPONE–Jabatan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bone masih dipegang HA Surya Dharma. Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bone ini, baru pensiun April mendatang.

Hingga saat ini, Bupati Bone, HA Fahsar M Padjalangi masih menyaring figur yang cocok untuk mengisi jabatan Pelaksana tugas (Plt) Sekkab.

“Pak Sekda (Sekkab) kan belum pensiun. Yang jelas tidak ada kekosongan jabatan nantinya. Begitu pensiun, langsung kita tunjuk Plt,” ungkap Fahsar kemarin.

Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bone segera meminta rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk pembentukan panitia seleksi (Pansel) lelang jabatan.

“Jika KASN sudah merekomendasikan untuk lelang jabatan sekda, maka segera dilakukan pembentukan pansel. Sementara ini, baru mau diajukan ke KASN,” ungkap Kepala BKPSDM Kabupaten Bone, A Fajaruddin kepada RADAR BONE Rabu 12 Februari kemarin.

Menurut Fajaruddin, saat ini jabatan Sekkab definitif masih dipegang HA Surya Darma. Karena masa pensiunnya berakhir April 2020 mendatang.
“SK jabatan fungsionalnya memang sudah ada, hanya saja dia belum dilantik untuk menduduki jabatan barunya. Makanya tetap menjabat sebagai sekda definitif. Kecuali kalau sudah dilantik baru berubah jabatannya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, proses dan tahapan lelang untuk jabatan Sekda Kabupaten Bone, mengundang perhatian serius dari sejumlah lembaga publik. Selain rentan tindakan gratifikasi jabatan, lelang jabatan Sekda menjadi rebutan bagi para pejabat, terutama eselon II.

Sekjen Lepas, Asmarjun mengatakan, dengan adanya sayembara atau lelang untuk memperebutkan kursi sekda dikhawatirkan terjadi berbagai praktek kotor untuk memenangkan lelang jabatan. Misalnya, dengan cara halus menitipkan lewat orang yang berpengaruh untuk disampaikan ke bupati. Tindakan titip menitip itu bisa menghilangkan independensi dalam proses lelang jabatan.

“Olehnya itu kita berharap gubernur dan bupati jangan terpengaruh oleh pihak-pihak yang bisa mempengaruhi independensi Pansel yang dibentuk nantinya. Sebab kita yakin untuk mengejar suatu jabatan pasti setiap orang bisa saja melakukan berbagai cara salah satunya dengan lobi-lobi lewat orang yang berpengaruh,” ungkapnya.

Tindakan lobi negatif seperti titipan jabatan akan mengakibatkan proses jabatan sekda yang tidak sehat, sehingga tidak akan menghasilkan pejabat yang berkompeten.

“Dikhawatirkan jika sekda terpilih itu dari hasil tidak sehat akan menghambat program visi dan misi bupati, terutama dalam percepatan pembangunan yang selalu menjadi tagline yang digembor-gemborkan pemerintah daerah,” jelasnya.

“Jangan sampai proses lelang ini hanya dijadikan ajang formalitas semata, tetapi tidak ada output yang baik dalam melakukan perbaikan birokrasi karena tadi itu banyak titip-titipan,” tambah Asmarjun.

Terpisah, Karo IAIN Bone H Bustan Ramli, mengaku, untuk penentuan jabatan sekda, kewenangan ada di Gubernur Sulsel.

“Bupati kan hanya mengusulkan, nanti gubernur yang menentukan siapa dari tiga nama yang diusulkan bupati. Atau bisa saja tiga nama itu tidak ada yang dipilih. Kalau saya melihat, untuk penentuan jabatan sekda sangat rawan tarik ulur,” Bustan.

Bustan yang saat ini menjabat Kepala Biro (Karo) IAIN Bone berstatus pejabat eselon II.a dengan pangkat golongan IV.d. Sama dengan pangkat yang disandang HA Surya Dharma (Sekda Bone saat ini).

Kepada RADAR BONE, Bustan mengaku persyaratan khusus untuk jabatan Sekda, salah satunya, memiliki Pangkat Pembina Utama Muda, Golongan
Ruang/IV/c. Ia menegaskan, untuk suksesi Sekda Bone ini, banyak yang bersyarat.

Di Lingkup Pemkab Bone misalnya, seluruh asisten, sejumlah staf ahli, dan beberapa kepala dinas dan badan, bersyarat untuk ikut lelang.

Te r m a s u k , p e j a b a t fungsional yang mengabdi di perguruan tinggi kata Bustan,
banyak yang bersyarat.

“Di PP Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen ASN itu jelas diatur syarat-
syaratnya. Salah satunya telah ikut Latpim II untuk pejabat struktural. Terkecuali pejabat fungsional itu tidak dipersyaratkan ikut latpim. Jadi meski belum latpim tetap bersyarat ikut lelang,” ujar Bustan.

Sementara itu, sejumlah pejabat eselon II mulai terang-terangan menyatakan niat akan ikut lelang, diantaranya Kepala Inspektorat Bone, A Islamuddin, Asisten Bidang Pembangunan, A Gunadi Ukra dan Kepala BPBD Bone, H Dray Vibrianto.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bone, A Fajaruddin, masih ‘malu-malu’ menyatakan kesiapannya untuk ikut lelang.

“Saya fokus dulu persiapan lelang ini ndi. Soal ikut atau tidaknya, nanti kita
lihat,” singkat Fajar.

Kepala Badan Inspektorat Kabupaten B o n e , A Islamuddin menegaskan kesiapannya mengikuti lelang jabatan Sekda. “Insya Allah saya akan ikut lelang. Apalagi secara kepangkatan saya memenuhi syarat, termasuk persyaratan-persyaratan lainnya. Sekali lagi saya tegaskan, siap lahir batin,” tegas Islamuddin, Rabu 23 Januari lalu.

Senada diungkapkan Asisten II bidang Pembangunan Pemkab Bone, A Gunadil Ukra. Ditegaskan Gunadil, persaingan dalam perebutan jabatan sekda cukup berat, mengingat banyaknya pejabat yang bersyarat ikut lelang. Apalagi, proses lelang ini terbuka secara nasional. Pejabat eselon II baik yang mengabdi di provinsi maupun di daerah lain di luar Kabupaten Bone,
bisa ikut lelang.

“Banyak yang memenuhi syarat, termasuk saya. Insya Allah terpilih atau tidak itu hanya tuhan yang tahu. Yang jelasnya saya sudah berusaha dan berdoa, selebihnya
serahkan kepada Allah SWT,” tegas Gunadil.

Ia juga menegaskan, penentu kebijakan tentu akan mempertimbangkan banyak
aspek dalam menjaring pejabat yang kompeten dan berkualitas. “Sekda adalah jembatan penghubung eksekutif dan legislatif, para pejabat birokrasi dari berbagai tingkat eselon II dan seterusnya sampai pegawai negeri (ASN) terendah. Karenanya diperlukan sosok yang mumpuni, integritas, kredibilitas, kapasitas serta kredibel untuk kebutuhan
pembangunan. Termasuk kemampuan dalam berkomunikasi,” tutupnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top