Beri Kuliah Umum di IAIN, Prof Nasaruddin Warning Kontaminasi Ideologi Luar – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Beri Kuliah Umum di IAIN, Prof Nasaruddin Warning Kontaminasi Ideologi Luar

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE– Dibawah kepemimpinan Prof Dr A Nuzul SH MHum selaku Rektor, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone terus berupaya menghadirkan tokoh penting untuk memberikan bekal pengetahuan umum kepada segenap civitas akademik.

Seperti yang dilakukan, Senin, 7 Juli pagi ini sengaja mengundang Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dr KH A Nasaruddin MA memberikan kuliah umum dengan tema ‘ Moderasi Beragama Pilar Utama Meneguhkan NKRI’ di aula Kampus IAIN Bone, Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat.

Rektor IAIN Bone dalam sambutannya membeberkan jika jumlah mahasiswa IAIN Bone saat ini mencapai 8.000 mahasiswa dari empat fakultas.

“Paham radikalisme maupun penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian bersama bagi semua civotas akademik yang mana kita harus pasang badan mengantisipasinya,” ungkapnya.

Kehadiran Imam Masjid Istiqlal Jakarta tersebut diharapkan bisa memompa semangat nasionalisme meneguhkan NKRI.

“Saat ini terjadi fenomena pembengkakan kualitas beragama baik umat Islam maupun agama lain. Para pejabat, TNI-Polri dan masyarakat umum rajin mengikuti pengajian. Ini sangat luar biasa karena terjadi penghayatan agama lebih baik,” terang Prof Dr A Nasaruddin MA.

Menurutnya, fenomena seperti itu tak perlu dikhawatirkan karena semua ajaran agama mengajarkan cinta damai.

“Yang perlu dikhawatirkan adalah fenomena kontaminasi ideologi luar. Ada oknum warha kita yang diinfokan pergi umrah dan ternyata tidak kembali karena masuk ke negara yang terkontaminasi ajaran radikal ISIS. Begitupula anak-anak kita yang belajar di Mesir, menyeberang ke negara ISIS dicuci otaknya hingga ganti identitas. Mereka ini yang harus diwaspadai,” ungkapnya.

Prof Nasaruddin pun mengimbau mahasiswa IAIN Bone agar tidak terprovokasi melakukan aksi demonstrasi radikal melainkan harus menyerukan perdamaian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top