Bidan PTT Jadi Sasaran Aksi Penipuan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Bidan PTT Jadi Sasaran Aksi Penipuan

Irsal

PENULIS : USMAN SOMMENG

WATAMPONE, RB– Bidan berstatus pegawai tidak tetap (PTT) yang dinyatakan lolos seleksi menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jadi sasaran aksi penipuan.

Oknum tak bertanggungjawab memanfaatkan moment pemberkasan bidan PTT dengan cara meminta sejumlah uang melalui sambungan telepon. Para penelepon gelap ini menghubungi Bidan PTT dan meminta uang antara Rp5 juta sampai Rp10 juta.

Maraknya aksi penipuan melalui telepon ini diakui Kasi Pengolahan Data Badan Pengelola Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Bone, Drs A Irsal Mahmud MSi mengatakan maraknya aksi penipuan ini diperkuat dengan pengaduan beberapa Bidan PTT yang mendatangi kantornya.

“Tadi ada dua yang datang ke sini menanyakan, soal permintaan uang melalui telepon. Besar uang diminta penelepon gelap, yakni Rp5 juta sampai Rp10 juta,” kata Irsal.

Beruntung, sambung Irsal para Bidan PTT yang mendapat telepon belum memberikan sejumlah uang yang diminta si penelepon gelap. “Makanya, kami tegaskan, bahwa tidak ada pembayaran apapun. Apalagi, meminta uang dalam jumlah besar,” tegasnya.

Irsal pun mengimbau kepada Bidan PTT yang telah lolos menjadi CPNS agar tidak mempercayai jika ada yang meminta uang terkait pemberkasan, apalagi mengatasnamakan BPKSDM Bone. Irsal mengakui saat ini pihaknya melakukan pemberkasan terhadap Bidan PTT yang lolos menjadi CPNS. “Ini pemberkasan usulan penetapan NIP,” kunci Irsal.

Sekadar diketahui, Kementerian Kesehatan telah mengangkat Bidan PTT menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS), Februari lalu. Dari 39.090 PTT yang lolos menjadi CPNS, sebanyak 172 diantaranya berasal dari Kabupaten Bone.
Bone mendapat jatah terbanyak dari kabupaten lain di Sulsel. Kepala Dinas Kesehatan, dr Hj A Khasma Padjalangi MKes mewakili Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi menerima SK CPNS tenaga kesehatan PTT tersebut dari Kementerian Kesehatan di Jakarta, Selasa 21 Februari lalu.

“Semua PTT bidan dan dokter yang ada di Kabupaten Bone lolos dan Kabupaten Bone mendapat jatah terbanyak dari kabupaten lain,” ungkap Khasma saat ditemui RADAR BONE, Kamis 23 Februari lalu.
Khasma menyatakan bangga atas lolosnya 172 tenaga kesehatan PTT tersebut.

“Kami merasa senang atas perjuangan selama ini sehingga bidan PTT dan dokter bisa terangkat menjadi CPNS. Dengan adanya pengangkatan CPNS ini tentunya pegawai tidak tetap itu juga akan senang,” beber Khasma. Menurut Khasma dari 172 PTT yang lolos CPNS, terdiri 168 bidan dan 4 dokter.

*

To Top