Blangko Ijazah Tak Sesuai Kurikulum – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Blangko Ijazah Tak Sesuai Kurikulum

RADARBONE.CO.ID, WATAMPONE–Distribusi blangko ijazah tingkat SMA di Kabupaten Bone mengalami permasalahan. Betapa tidak, blangko ijazah yang didistribusikan pemerintah pusat tak seusai dengan kurikulum sekolah. Mayoritas blangko yang ada adalah blangko ijazah K13, sementara tak semua sekolah menerapkan K13 melainkan KTSP 2006.

Salah satunya, Kepala SMA Negeri 18 Bone Drs Hamzah yang dikonfirmasi RADAR BONE mengaku blangko ijazah yang didistribusikan pemerintah ada kesalahan, karena semua yang didistribusikan adalah blangko ijazah K13, sementara sekolah yang dipimpinnya masih menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

“Namun kesalahan itu, telah kami laporkan, kini sisa menunggu proses pendistribusian blangko ijazah KTSP dari pemerintah,” katanya.

Meski terjadi kesalahan proses distribusi blangko ijazah, Hamzah mengaku tak berdampak pada lulusannya karena masih bisa menggunakan SKHU dan surat keterangan lulus.

Sementara Ketua MKKS SMA Kabupaten Bone Muhammad Yunus SPd MPd yang dikonfirmasi RADAR BONE juga tak menampik hal tersebut. “Blangko ijazah memang langsung dari pusat, maka dari itu bagi sekolah yang menerapkan KTSP masih menunggu proses distribusi dari pemerintah pusat,” singkatnya.

Disisi lain, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Provinsi SulSel Usman yang dikonfirmasi RADAR BONE, Senin, 27 Agustus 2018 justru menyalahkan sekolah. Menurutnya, penyebab adanya kesalahan blangko sekolah karena adanya kesalahan pengimputan oleh operator sekolah.

“Pada saat penginputan, yang diinput operator itu adalah K13, sementara siswanya yang lulus masih menerapkan KTSP,” katanya.
Kesalahan distribusi blangko ijazah ini kata Usman bukan hanya terjadi di Sulsel, namun secara nasional mengalami hal yang sama.

“Kalau di Sulsel ada sekitar 120-an sekolah blangko ijazahnya bermasalah. Namun hal itu sudah kita laporkan untuk diganti, kini kita sisa menunggu persetujuan dari pihak Dirjen karena ini menyangkut dokumen negara,” imbuhnya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top