BMKG Sebut Bone Rawan Bencana – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

BMKG Sebut Bone Rawan Bencana

PENULIS : ROSDIANA SULJA

WATAMPONE, RB—Badan Meteologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar menyatakan
Bone termasuk daerah rawan bencana. Hanya saja, BMKG mengingatkan tak perlu disikapi secara berlebihan,
karena masih dalam kategori sedang. Hal ini ditegaskan Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa BMKG Wilayah IV Makassar,
Sujarwo saat dihubungi RADAR BONE, Selasa 1 November lalu.

“Bone masuk daerah rawan bencana tetapi masih dalam kategori sedang,” terang Sujarwo.  Terkait dengan gempa berkekuatan 4,6 skala richter yang menggetarkan Bumi Arung Palakka, Senin malam 31 Oktober lalu sekira pukul 18.15 Wita dinilai tak berpotensi merusak. Meski
begitu, Sujarwo tetap mengimbau masyarakat Bone agar senantiasa waspada. Gempa bumi tektonik darat tersebut, kata Sujarwo dipicu sesar aktif. “Gempa bumi tektonik yang sempat mengguncang wilayah Makassar Sulsel berdasarkan hasil analisis BMKG, menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 17.18.14 WIB dengan kekuatan 4,6 skala richter dengan episenter terletak pada koordinat 4.70 LS dan 120 BT,” beber Sujarwo.

Lokasi gempa, lanjut Sujarwo terjadi di darat dengan jarak 86 kilometer arah Timur Laut Kota Makassar pada kedalaman 10 km. Berdasarkan peta guncangan (Shakemap) BMKG ini, sambung Sujarwo menunjukkan dampak gempa bumi berupa guncangan yang dirasakan beberapa daerah, seperti Makassar, Soppeng, Bone, Camming, atanglamuruWatampone, Mare, Soreang, Maros, Mandai,Cempae, dan Rala.  “Tapi ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal yang disebabkan Sesar
Walanae yang menjadi pembangkit gempa bumi,” bebernya.

Dan hingga saat ini hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi gempa bumi susulan.“Kami imbau warga tetap tenang karena gempa bumi tidak berpotensi merusak,” jelas Sujarwo.
Atas kejadian gempa 4,6 skala richter tersebut, Bupati Bone Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi juga mengimbau kepada warga Bumi Arung Palakka agar tetap tenang, disamping tetap waspada. “Gempa berkekuatan 46 skala
richter mengguncang Kabupaten Bone tadi malam (Senin malam). Hendaknya seluruh masyarakat agar tidak panik, namun masyarakat Bone, saya minta terus waspada dari segala kemungkinan,” imbau Fahsar.

Fahsar juga meminta masyarakat agar memohon per lindungan kepada Allah, SWT agar terhindar dari bencana. “Mari kita semua perbanyak berdzikir dan meminta pada Allah SWT, agar melindungi kita semua. Hendaknya ini jadi muhasabah bagi kita khususnya masyarakat Bone,” tutur Fahsar melalui akun facebook miliknya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone, bencana alam yang patut diwaspadai, diantaranya banjir, puting beliung, tanah longsor, kebakaran hutan, gempa hingga tsunami.

*ASKAR SYAM

To Top