BPJS Terjunkan Kader JKN-KIS di Bosowasi – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

BPJS Terjunkan Kader JKN-KIS di Bosowasi

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Hery Zakariah berpose bersama dengan kader JKN-KIS pada saat pembekalan sebelum pelepasan, Selasa, 25 April kemarin.

PENULIS : RISNAWATI

RADARBONE.CO.ID _ WATAMPONE–BPJS Kesehatan Cabang Watampone punya cara tersendiri dalam mendekati masyarakat. Salah satunya dengan merekrut kader yang bertugas memberi pemahaman kepada masyarakat tentang program JKN-KIS.

Sedikitnya tujuh kader JKN-KIS telah direkrut BPJS Kesehatan Cabang Watampone. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para kader tersebut dibekali pengetahuan terkait program JKN-KIS, termasuk tata cara mendaftar menjadi peserta JKN-KIS.

Setelah melalui serangkaian pembekalan, para kader JKN-KIS ini selanjutnya diterjunkan ke tengah masyarakat untuk bertugas. Sebagai langkah awal, BPJS Kesehatan Cabang Watampone merekrut tujuh orang. Ketujuh kader ini disebar di wilayah Bone Soppeng, Wajo dan Sinjai (Bosowasi). Dengan perincian, Soppeng dan Sinjai masing-masing satu kader, Wajo dua kader dan Bone tiga kader. Pelepasan kader JKN-KIS untuk bertugas di lapangan dilakukan di Kantor BPJS Kesehatan Watampone di Jl HOS Cokroaminoto, Selasa, 25 April kemarin.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Hery Zakariah mengatakan sampai ini masih banyak masyarakat yang sulit membedakan program yang diluncurkan BPJS Kesehatan. Karenanya, kata dia melalui peran kader JKN-KIS ini diharapkan masyarakat bisa memahami program yang ada. Tak hanya itu, kader JKN-KIS juga bertugas untuk mengingatkan peserta JKN yang berpotensi menunggak iuran.

“Kegiatan ini cukup bagus, karena kami bekali mereka tentang program BPJS kesehatan, apa itu JKN-KIS, supaya mereka bisa paham. Apabila ada masyarakat yang bertanya tentu juga mereka tahu,” ungkap Hery di sela pembekalan, kemarin.

Lebih jauh Hery berharap kehadiran kader JKN-KIS dapat mengurangi resiko tunggakan.
“Dari pembekalan ini, terdapat dua fungsi artinya nanti
orang-orang yang selama ini malas dan tidak tahu cara membayar iuaran, sudah bisa membayar. Dan masyarakat juga nanti makin mendapatkan sosialisasi tentang BPJS kesehatan,” jelasnya.

(*)

Click to comment
To Top