BPK Temukan Kelemahan Dana BOS di Bone – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

BPK Temukan Kelemahan Dana BOS di Bone

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE,–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan penggunaan dan penerimaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2016 dari Pemprov Sulsel tidak tercatat dalam APBD.

BPK telah melakukan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2016, yang terdiri dari Neraca tanggal 31 Desember 2016, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, dan Laporan Ekuitas yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan. Pemeriksaan dilakukan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bone.

Atas pemeriksaan BPK tersebut, Pemkab Bone mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kedua kalinya. Kendati demikian, BPK tetap menemukan adanya kelemahan sistem pengendalian intern dalam penyusunan laporan keuangan. Salah satu di dalamya adalah penerimaan dan penggunaan dana BOS SD, SMP, SMA/SMK tahun anggaran 2016 dari Pemprov Sulsel tidak dianggarkan dalam APBD.

Atas temuan itu, BPK melalui surat bernomor 162a/S/XIX.MKS/05/2017 tertanggal 29 Mei 2017, menyarankan kepada Bupati Bone agar menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) agar pada tahun anggaran berikutnya menganggarkan penerimaan dan penggunaan dana BOS dalam APBD.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs Nursalam, MPd tak manampik temuan BPK tersebut. Diakui Nursalam dana BOS 2016 memang tidak dimasukkan dalam APBD. Alasannya, karena selama ini dana BOS yang digelontorkan pemerintah pusat ke daerah, ditranfer langsung masuk ke rekening sekolah dari Pemerintah Provinsi Sulsel. “Jadi memang selama ini, dana BOS langsung masuk di rekening sekolah, tidak lagi melalui kas daerah,” katanya saat dikonfirmasi RADAR BONE, Rabu, 5 Juli kemarin.

Mengenai rekomendasi BPK atas temuan tersebut, Nursalam menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti dalam bentuk parsial. “Jadi untuk tahun ini, dana BOS yang diperuntukkan untuk sekolah telah di APBD-kan. Hal itu diperkuat dengan adanya surat edaran Mendagri Nomor 910/106/SJ tentang Petunjuk Teknis Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan serta Pertanggungjawaban Dana Bantuan Operasional Sekolah Satuan Pendidikan Negeri yang Diselenggarakan oleh Kabupaten/Kota Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah,” katanya.

Nursalam membeberkan dana BOS tingkat SD dan SMP yang masuk ke Kabupaten Bone tahun ini sebesar Rp89.786.200.000. Dana itu disalurkan pemerintah daerah dalam empat triwulan. “Untuk triwulan pertama dana BOS yang telah dicairkan pemerintah pusat ke Kabupaten Bone baru 20%. Untuk tingkat SD sebesar Rp12.078.880.000, sedangkan untuk tingkat SMP sebesar Rp5.616.850.000,” paparnya.

*

Click to comment
To Top