Buntut Napi Kabur, Kepala Rutan Sengkang Diperiksa – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Buntut Napi Kabur, Kepala Rutan Sengkang Diperiksa

PENULIS : AGUSTAPA

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE, RB–Pihak Kementerian Hukum dan HAM menurunkan tim untuk memeriksa pimpinan dan pegawai Rutan Sengkang, terkait kaburnya lima narapidana. Pasca kaburnya lima orang narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sengkang Kabupaten Wajo dari sel tahanan langsung disikapi oleh Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sulsel. Kepala rumah tahanan beserta sipir yang bertugas pada saat napi kabur diperiksa, Selasa, 27 Maret kemarin.

Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sulsel, Sahabuddin Kilkoda menegaskan sanksi akan dijatuhkan setelah hasil pemeriksaan pihaknya terhadap Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang Sahril dan jajarannya menemukan kelalaian didalamnya. “Masih dalam taraf pemeriksaan ya. Nanti kita lihat hasil pemeriksaannya. Kalau lalai pasti kena hukuman disiplin sesuai PP 53,” tegas Sahabuddin melalui pesan WhatsApp yang diterima RADAR BONE, kemarin.

Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang Sahril yang dikonfirmasi mengakui dirinya sedang menjalani pemeriksaan terkait kaburnya narapida pada rutan yang dipimpinnya. “Iya mas, sorry saya lagi diperiksa dan anggota dari tim pemeriksa Kanwil,” ujarnya melalui pesan Whatsapp yang diterima RADAR BONE, kemarin.

Mengenai narapidana yang kabur diakui Sahril belum ada yang ditemukan dari lima yang berhasil lolos. “Belum ada ketangkap, masih negatif,” tambahnya. Diberitakan sebelumnya, Rumah Tahanan Kelas IIB Sengkang dibobol. Awalnya ada enam narapidana melarikan diri, namun satu diantaranya berhasil ditangkap.

Informasi yang dihimpun RADAR BONE, penghuni Rutan Kelas IIB Sengkang kabur pada Minggu, 25 Maret lalu sekira pukul 13.30 Wita. Namun informasi kaburnya napi cukup tertutup. Setidaknya dari enam penghuni rutan yang kabur, satu diantaranya telah tertangkap. Adapun nama-nama kelima narapidana yang diduga kabur yakni, Baso Yunus (32) warga Kampung Baru Desa Poleonro Kecamatan Gilireng, Wajo dengan kasus Narkotika yang divonis penjara selama 2 tahun. Iwan Setiawan (24) warga Kelurahan Lamaddukelleng, Kecamatan Tempe, Wajo divonis penjara selama 2 tahun.

Kemudian Baso Darmawansyah (37) warga Desa Lamata, Kecamatan Gilireng, Wajo divonis penjara 13 tahun. Baso Edi Kurniawan warga Desa Liu, Kecamatan Majauleng, Wajo divonis penjara selama 7 tahun 6 bulan, dan Muh Idris (29) warga Kelurahan Ballare, Kecamatan Keera, Wajo divonis penjara selama 4 tahun 6 bulan.
Kemudian penghuni rutan lainnya yang berhasil diamankan yakni, Safri Cakka (48) warga Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Wajo. Dia adalah tahanan yang sedang menunggu putusan kasasi dalam kasus narkotika.

Yang menarik dari penghuni rutan yang kabur tersebut ternyata didominasi narapidana kasus narkoba. Hanya satu napi menjalani hukuman tidak terkait narkotika, yakni kasus pencurian.
Mereka berhasil kabur setelah membobol pintu darurat rutan dengan menggunakan obeng.
Keenamnya baru diketahui melarikan diri setelah petugas rutan memeriksa setiap sel.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top