Bupati Didesak Copot Dirut Perusda Bone – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Bupati Didesak Copot Dirut Perusda Bone

Jalannya rapat paripurna tentang LKPJ Bupati Bone Tahun Anggaran 2015, Jumat 12 Agustus kemarin

PENULIS : ASKAR SYAM
WATAMPONE, RB—Desakan agar Bupati Bone segera mengganti Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (Perusda) Bone, Rivai Saguni mengemuka dalam rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi DPRD Bone, Jumat 12 Agustus kemarin.
Salah satu fraksi yang getol mendesak bupati agar segera melakukan pembenahan di tubuh Perusda, yakni Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Bone.

“Fraksi Partai Gerindra DPRD Bone, merekomendasikan untuk mengganti direktur Perusda Bone yang kami nilai gagal dalam memimpin perusda dan sangat merugikan daerah,” ungkap juru bicara Fraksi Gerindra, H Abd Hamid.Wakil Ketua DPRD Bone, A Samsidar Ishak menambahkan, pergantian direktur perusda sangat perlu segera dilakukan bupati.

“Karena memang selama ini tidak ada kinerja nyata yang diperlihatkan. Program-program yang selama ini digembar-gemborkan, sampai sekarang tidak terlihat realisasinya,” tegas srikandi Partai Gerindra itu.
Disamping mendesak pergantian direktur perusda, Gerindra lanjut Samsidar juga mendesak bupati mengevaluasi kinerja beberapa pimpinan SKPD lainnya.

Termasuk Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Dinas Perhubungan serta kepala SKPD lainnya yang fraksi Gerindra menilai instansi itu belum mampu bekerja secara optimal.
“Fraksi Gerindra juga merekomendasikan untuk membentuk tim khusus dalam upaya investigasi penyelamatan aset daerah dan apa yang menjadi kendala riil pada pengelolaan aset daerah. Jadi saya itu, itu semua perlu dijelaskan,” pungkasnya.

Termasuk catatan-catatan lainnya, yakni pemerintah daerah khususnya di masing-masing instansi terkait, perlu melakukan pengendalian intern terhadap belanja Alat Tulis Kantor (ATK), belanja bahan bakar minyak dan belanja makan minum.
Sementara Fraksi Partai Nasdem lebih fokus mencermati deskripsi realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2015. Ketua Fraksi Nasdem, Abulkhae-ri mengatakan, fraksinya menilai masih ada anggaran yang cukup signifikan tersisa dan dinilai tidak berkinerja.

Direktur Perusda Bone, Rivai Saguni, menegaskan siap diganti jika dirinya dianggap tidak kapabel memimpin perusahaan daerah.
“Saya siap dievaluasi. Dan jika memang dianggap saya tidak kapabel, hari ini pun saya siap diganti, selama prosesnya sesuai mekanisme dan peraturan yang berlaku,” ungkapnya kepada RADAR BONE, Jumat malam 12 Agustus kemarin.
Rivai membantah selama kepemimpinannya, perusahaan daerah yang digawanginya terus merugi.“Perusda Bone setiap saat bisa mengeluarkan solar industri di pertamina tanpa syarat. Misalnya Pemda Bone memesan solar Rp10 miliar, hari ini bisa,” ujarnya.

“Siapa bilang perusda merugi, kalau ada kerugian saya siap tutupi dengan uang pribadi saya. Cuman memang, PAD yang dihasilkan belum maksimal,” pungkasnya.
Salah satunya, marketnya yang tidak jalan, karena adanya oknum yang seenaknya mengeluarkan rekomendasi ke nelayan maupun pelaku industri untuk membeli solar bersubsidi.“Jadi periksa oknum itu, apakah itu lurah atau kepala dinas yang memberikan rekomendasi untuk solar bersubsidi, padahal harusnya mereka memakai solar industri,” tegasnya.

Rivai mencontohkan, kapal di atas 30 GT harusnya menggunakan solar industri dan alat berat yang proyeknya menggunakan anggaran dari APBD.
“Itu wajib memakai solar industri. Jadi marilah saling membantu untuk peningkatan PAD. Koordinasi antar intansi terkait itu yang penting dan yang terpenting transparan,” kuncinya.

*ASKAR SYAM

To Top