Bupati Panggil Pemilik Minimarket – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Bupati Panggil Pemilik Minimarket

Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi M.Si

Minirmarket Abaikan Pembinaan Pedagang Kecil

PENULIS : ROSDIANA SULJA

WATAMPONE, RB—Bupati Bone Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi memberi perhatian serius terhadap pedagang kecil yang ada di sekitar minimarket. Karenanya, dia akan memanggil pengelola minimarket untuk mempertanyakan pembinaan yang dilakukan selama ini. Orang nomor satu di Bumi Arung Palakka tersebut menegaskan, seja-tinya pemilik minimarket konsisten dengan janjinya yang akan membina pedagang kecil di sekitarnya. Pasalnya, kehadiran mereka diharapkan dapat membina pedagang kecil, sehingga kehadirannya bukan untuk mematikan. Melainkan berjalan seiring karena pembinaan yang dilakukan. Namun kenyataannya, justru banyak pedagang kecil di sekitar minimarket mengeluh karena tak pernah dilirik pihak minimarket.

“Kami akan segera panggil mereka untuk mengetahui apa alasan mereka sehingga diduga tidak konsisten melakukan pembinaan terhadap pedagang kecil,” tegas Fahsar saat ditemui RADAR BONE usai menghadiri acara Halal Bihalal di Masjid Al Markaz Al Ma’ Arif, Selasa 19 Juli kemarin.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Bone Drs H Ambo Dalle MM menegaskan, seharusnya pengelola minimarket konsisten dengan perjanjian yang dilakukan sebelum beroperasi. “Mereka harus konsisten pada janjinya,” ungkapnya.
Menurutnya, pedagang kaki lima yang terancam mati suri karena keberadaan toko modern itu harus mendapatkan perhatian. “Karena itu menjadi sumber mata pencaharian warga kita,” katanya.

Ambo Dalle pun meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bone bergerak cepat menangani hal tersebut.“Disperindag harus bergerak dan memfasilitasi pengelola minimarket dengan pedagang kecil sehingga mereka bersinergi dan ada pembinaan berkelanjutan,” imbuhnya.
Sementara itu data yang diperoleh dari Badan Pelayanan Per-i-zinan Terpadu (BP2T) Kabupa ten Bone tercatat 22 minimarket yang telah diberi izin beroperasi di daerah ini. Izin minimarket atau toko modern tersebut diterbitkan dalam kurun waktu 2009-2016. Dengan rincian, satu minimarket yang terletak di Komplek Pasar Palakka, Kelurahan Bulu Tempe Kecamatan Tanete Riattang Barat diterbitkan izinnya tahun 2009. Kemudian menyusul 13 minimarket pada 2012, yakni Alfamidi Jl Besse Kajuara (Jeppe’e), Alfamidi Jl Yos Sudarso (Lonrae), Alfamart Jl MH Thamrin (Ta), Alfamart Jl Jend Sudirman (Masumpu), Alfamart Jl Ahmad Yani (Jeppe’e), Indomart Jl MH Thamrin (Manurunge), Indomart Jl Malla (Biru), Indomart Jl Yos Sudarso (Lonrae), Indomart Cinnong (Ulaweng), Alfamart Jl Hussein Jeddawi (Macege), Alfamart Jl Yos Sudarso (Bajoe), Indomart Jl Ahmad Yani (Macanang), Swalayan Surya Indah Jl Ahmad Yani (Jeppe’e), Indomart Jl Jend Sudirman (Masumpu), Indomart Jl Veteran (Walanae). Pada 2013, BP2T terbitkan izin kepada Alfamart di Jl Sukawati (Masumpu) dan Alfamart di Jl MT Haryono (Macanang). Kemudian 2015 juga muncul dua minimar-ket, yakni Alfamidi Jl Ahmad Yani (Macanang) dan Alfamidi Jl Sukawati (Macege).

Sementara tahun ini, baru satu minimarket yang mengantongi izin, yakni Alfamart Jl Dr Wahidin Sudirohusodo (Macanang). Adapun satu lagi minimarket yang berkisar setahun beroperasi di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, yakni Alfamidi, izinnya dalam proses penerbitan di BP2T.
‘Kalau di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo itu ada dua minimarket. Satu unit minimarket milik Alfamart dan satu unit milik Alfamidi. Kalau Alfamart sudah mempunyai surat izin, tapi untuk Alfamidi masih sementara proses penerbitan. Bidang Kesra BP2T sudah turun ke lapangan memantau lokasi minimarket tersebut, sekarang sementara proses penerbitan surat izin,” kata Veronika K Allo, Kepala Bidang Perizinan dan Non Perizinan Badan Pelaya-nan Perizinan Terpadu (BP2T) Kabupaten Bone kepada RADAR BONE Selasa 19 Juli kemarin.

Sebelumnya, sejumlah pedagang kecil mengaku tak mendapat pembinaan dari pihak minimarket yang beroperasi di sekitar mereka.
Salah satu pedagang kecil di bilangan Jl Besse Kajuara, Sidar mengatakan dirinya sudah 10 tahun berjualan buah.
Namun sejauh ini tak pernah mendapat pembinaan dari minimarket yang beroperasi di kawasan tersebut. Padahal Minimarket Alfamidi yang beroperasi di Jl Besse Kajuara juga berjualan buah.

”Selama saya menjual di sini, saya tidak pernah dibina dari pihak Alfamidi,” katanya saat ditemui RADAR BONE, Senin 18 Juli lalu. Sidar mengaku tak pernah mendengar ada pembinaan seperti itu dari pihak minimarket.
Hal serupa diungkapkan pe-dagang kecil lainnya, Hj Pati. Selama kurang lebih tiga tahun berjualan di sekitar Alfamidi juga tidak pernah mendapatkan pembinaan. “Tidak pernah kami dibina dari Alfamidi,” jelas Hj Pati diamini Jamal, pedagang lainnya.Kepala Toko Alfamidi Jl Besse Kajuar, Samsir mengatakan dirinya tak tahu-menahu soal pembinaan pedagang kecil.

Sejauh ini, kata Samsir dirinya hanya mengurusi penjuala. “Kami tidak pernah memberikan pembinaan kepada pedagang kecil, karena kami hanya mengurusi saja jualan yang ada di minimarket. Kami tidak pernah juga diberitahukan dari pimpinan kalau pengusaha kecil harus diberikan pembinaan. Makanya selama ini kami tidak pernah memberikan pembinaan kepada pengusaha kecil yang ada di sekitar minimarket,” tuturnya.

Pengakuan serupa disampaikan CS Alfamart Jl Ahmad Yani, Hartina. Hartina mengatakan dirinya baru tahu jika ada kewajiban minimarket membina pedagang kecil di sekitarnya.
”Saya juga tidak tahu soal itu (Pembinaan). Mungkin pimpinan yang memberikan pembinaan dimaksud, karena kami hanya mengurusi saja penjualan yang ada di toko,” kuncinya.

*ASKAR SYAM

To Top