Bus Terbalik, Bujang Sekolah Tewas – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Bus Terbalik, Bujang Sekolah Tewas

Rombongan Wisata SD Inpres 6/75 Walenreng Berujung Maut

PENULIS : ASKAR SYAM – AGUSTAPA

WATAMPONE, RB–Bermaksud melepas penat setelah mengikuti ujian sekolah berstandar nasional (USBN), rombongan siswa SDI 6/75 Walenreng Kecamatan Cina, yang hendak berekreasi ke Tanjung Bira Kabupaten Bulukumba, malah berujung maut.

Bukannya bersenang-senang di tempat wisata, namun rombongan SD Inpres 6/75 Walenreng Kecamatan Cina malah dirundung duka. Betapa tidak, bus yang ditumpangi me-ngalami kecelakaan dalam perjalanan ke Tanjung Bira.
Bus dengan nomor polisi DD 7550 YA yang dikemudikan Rudi (27), terbalik di Poros Sinjai-Bulukumba, tepatnya di Dusun Toba, Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Sinjai, Minggu 22 Mei sekira pukul 09.30 Wita.
Bus yang mengangkut sekira 34 penumpang termasuk 10 guru itu, terbalik saat hendak menghindari truk di depannya.
Akibat kejadian itu, salah seorang penumpang tewas dan sejumlah penumpang lain yang merupakan murid sekolah itu terluka.
Saksi mata menyebutkan, kecelakaan lalu lintas yang menimpa bus rombongan SDI 6/75 Walenreng tersebut terbalik di atas areal persawahan. “Kebetulan saya melintas di tempat kejadian sekira pukul 10.00 Wita, dan saya lihat ada mobil bus terbalik. Setelah saya tanya pemilik mobil, ternyata mobil tersebut merupakan mobil yang digunakan rombongan SD 6/75 Walenreng Kecamatan Cina dengan tujuan untuk rekreasi di Tanjung Bira,” ungkap Syahruddin, SPd, salah seorang guru SMP yang kebetulan melintas di TKP.
Menurut Syahruddin, informasi yang diperoleh dari warga setempat dan pemilik bus, dilaporkan ada satu korban jiwa dari penumpang bus. Adapun beberapa penumpang menderita luka. “Yang meninggal itu, guru bujang sekolahnya. Informasinya dia tertindis mobil. Saat ini seluruh korban penumpang bus tersebut dilarikan semua ke Rumah Sakit Sinjai,” jelasnya.
Kepala SDI 6/75 Walenreng Dra Hj A Narmi yang berusaha dikonfirmasi RADAR BONE melalui ponselnya, Minggu 22 Mei kemarin tidak berhasil. Narmi tak menjawab panggilan RADAR BONE, kendati ponsel yang bersangkutan dalam status aktif.
Namun saat dikontak ulang pada pukul 18.45 Wita, panggilan RADAR BONE dijawab oleh seorang pria yang mengaku sebagai putra sang kepala sekolah. Pria ini membenarkan kecelakaan itu, dan ibunya ikut juga menderita luka, sehingga akan dirujuk ke RSUD Tenriawaru Watampone.
“Iya betul kejadian (Kecelakaan) itu. Bujang sekolah meninggal dunia. Dan beberapa yang luka termasuk ibu saya (Kepala SDI 6/75 Walenreng). Sekarang, saya dalam perjalanan, membawa ibu saya ke RSUD di Bone,” tutur pria tersebut di ujung telepon.
Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Cina, Drs H Buhaerah, MPd yang berusaha dihubungi melalui ponselnya, tidak tersambung.
Kepala SDI 12/79 Abbumpunge Kecamatan Cina Hj Nurhayati, SPd membenarkan kecelakaan yang menimpa bus rombongan SDI 6/75 Walenreng.
“Saya sudah dengar informasinya. Katanya salah satu diantara penumpang mobil bus tersebut yang bertugas sebagai bujang sekolah meninggal dunia,” jelasnya.
Kasat Lantas Polres Sinjai, AKP Ahmad Jafar mengatakan, bus terbalik saat hendak menuju ke Kabupaten Bulukumba untuk berwisata. “Lebih jelasnya untuk kronologis kejadian, silahkan berhubungan langsung dengan Kanit Lakalantas (IPDA Mukramin SH),” ungkap Mantan Kanit Regident Samsat Bone itu saat dihubungi RADAR BONE, malam tadi.
Kanit Lakalantas, IPDA Mukramin SH yang dikonfirmasi menjabarkan secara detail kronologis dari kejadian tersebut.
“Bus terbalik saat berpapasan dengan truk. Karena truk tidak mau mengalah, sehingga sopir memutuskan mengambil ke kiri. Saat itulah, ban bagian kiri dari bus naas itu, turun ke bahu jalan dan terbalik,” terangnya.
Akibat kejadian itu kata Mukramin, satu penumpang yakni Ramli (Bujang Sekolah) meninggal dunia. Sementara beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Sinjai.
Kanit Lakalantas Polres Sinjai itu menjelaskan, proses evakuasi bus naas tersebut membutuhkan waktu cukup lama.
“Evakuasi dilakukan dari Pukul 10.00 Wita dan saat ini masih berlangsung (Data terakhir Pukul 19.30 Wita). Barang bukti (Bus) kita amankan di Polres Sinjai. Termasuk sopir dari bus tersebut,” imbuhnya.
Pasca kejadian lanjut dia, petugas kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Kita ambil keterangan saksi termasuk sopir bus,” kuncinya.

Most Popular

To Top