Butuh Perhatian! Gedung SDI 7/83 Malimongeng Memprihatinkan – Radar Bone

Radar Bone

Pendidikan

Butuh Perhatian! Gedung SDI 7/83 Malimongeng Memprihatinkan

Gedung kelas jauh SD Inpres 7 83 Malimongeng Kecamatan Salomekko sangat memprihatinkan. Terlihat kondisi atap seng sekolah telah berkarat. Bahkan dinding sekolah masih menggunakan papan.

PENULIS: AGUSTAPA

 

RADARBONE.CO.ID, WATAMPONE– Meski Dinas Pendidikan Kabupaten Bone telah diguyur bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan bantuan dana APBN dari pemerintah pusat. Tapi pada kenyataannya belum bisa menuntaskan sejumlah kerusakan gedung sekolah yang ada di Kabupaten Bone.

Salah satunya, kelas jauh SD Inpres 7/83 Malimongeng Kecamatan Salomekko, kondisi bangunannya sudah sangat memprihatinkan.
Gedung sekolah yang dipakai belajar siswa masih menggunakan dinding dari papan, dan mayoritas berlubang.

Bahkan atap seng yang digunakan gedung sekolah telah berkarat dan sebahagian sudah mulai terbuka. Belum lagi ruang kelas siswa belum ditegel.

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Salomekko Amran juga tak menampik kondisi gedung SD Inpres 7/83 Malimongeng sudah sangat memprihatinkan.
Namun perlu diketahui bahwa SD Inpres 3/77 Malimongeng itu ada dua. Ada sekolah induk, ada juga kelas jauh.

“Kebetulan kelas jauh yang berada di desa tetangga inilah yang sangat parah gedungnya. Karena masih terbuat dari dinding papan,” katanya.

Selaku UPTD pihaknya telah berupaya agar kelas jauh SD Inpres 3/77 Malimongeng ini mendapat perhatian dari pemerintah.

“Bahkan tahun ini, kami telah usulkan dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa. Mudah-mudahan usulan ini bisa direalisasikan oleh pemerintah,” harapnya.

Kepala Bidang SD/MI Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs. Budiman, M.Pd juga membenarkan kondisi gedung SD Inpres 3/77 Malimongeng sudah sangat memprihatinkan.

Namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak, kalau data pokok pendidik (Dapodik) di sekolah yang bersangkutan tidak akurat sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kami akui, kelas jauh SD Inpres 3/77 Malimongeng telah menjadi usulan prioritas untuk diberikan bantuan perbaikan. Namun pihak kementerian tidak hanya mengacu pada usulan disdik saja, melainkan juga mengacu pada dapodik sekolah,” katanya.

Terkadang yang menjadi kendala kata Budiman, sejumlah sekolah pada saat penginputan data pokok pendidik (Dapodik) tidak terlalu memperhatikan penginputan sarana dan prasarana gedung sekolah.

Yang menjadi perhatiannya saja, adalah siswa dan tenaga pendidik dan kependidikannya.

“Padahal penginputan sarana dan prasarana di dapodik juga sangat penting. Karena itu juga menjadi penentu bagi sekolah untuk memperoleh bantuan perbaikan gedung dari pemerintah,” imbuhnya.

Click to comment
To Top