Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Pompanua Rangkul Santri di Ponpes Al-Ikhlas Ujung – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Pompanua Rangkul Santri di Ponpes Al-Ikhlas Ujung

Penyuluhan hukum program jaksa masuk sekolah di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung, Kecamatan Dua Boccoe. Terlihat Kacabjari Bone di Pompanua memaparkan ke para santri tentang bahaya narkoba.

Penyuluhan Hukum Bahaya Narkoba Program Jaksa Masuk Sekolah

PENULIS : ASKAR SYAM

WATAMPONE, RB–Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Pompanua, aktif  memberikan penyuluhan hukum tentang bahaya narkoba bagi pemuda khususnya  pelajar. Program jaksa masuk sekolah itu, juga menjadi inovasi baru lembaga  adhyaksa tersebut, dalam mengatasi kenakalan remaja, khususnya diwilayah kerja  cabang kejaksaan negeri Bone di Pompanua.

Setelah menggelar penyuluhan hukum di SMPN 5 Ajangale, kali ini para santri di pondok pesantren Al-Ikhlas Ujung, Kecamatan Dua Boccoe mendapatkan kesempatan untuk mengenal bahaya narkoba yang dipaparkan langsung Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari)Bone di Pompanua, Ardiansah Akbar SH MH, Kamis 18 Agustus 2016.

Penyuluhan hukum yang dikemas dalam bentuk tanya jawab itu, membuat pelajar makin  antusias mengikuti jalannya penyuluhan sehingga dalam sosialisasi itu terkesan  tak ada batasan antara jaksa dengan pelajar.

“Kami juga memberikan bingkisan bagi santri yang dapat menjawab pertanyaan para jaksa. Hal sama juga kami lakukan saat menggelar penyuluhan hukum di SMPN 5 Ajangale,” ungkap Ardiansah.

Kacabjari juga mengingatkan pelajar untuk menghindari narkoba. “Karena jika terjerumus, sangat merugikan diri sendiri dan  keluarga. Belajarlah yang giat, wujudkan cita-cita kalian agar bisa membanggakan kedua orangtua dan guru yang mendidik kalian,” ujarnya.

Penyuluhan hukum lanjut Ardiansah, akan terus dilakukan secara bertahap.  “Kegiatan ini bertahap, tapi semua sekolah akan kami datangi,” pungkasnya. Salah satu tujuan utama dari penyuluhan hukum yang merupakan program jaksa  masuk sekolah lanjut dia, adalah mencegah penggunaan narkotika dan kenakalan  remaja. “Diharapkan pelajar bisa tahu dan memahami pengaruh dan bahaya narkotika. Sehingga generasi muda kita, bisa menjauhi tindakan yang melanggar hukum dan
merugikan dirinya sendiri,” imbaunya.

*ASKAR SYAM

To Top