Cara Halus Perwakilan Parpol Intimidasi Independensi KPU – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Cara Halus Perwakilan Parpol Intimidasi Independensi KPU

JAKARTA, RB–Wacana Pansus RUU Pemilu DPR terus menuai perdebatan. Penyebabnya, DPR menginginkan partai politik diperbolehkan menduduki jabatan komisioner KPU.

Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe menilai, wacana Pansus RUU Pemilu yang mengupayakan adanya perwakilan partai politik di KPU sebagai upaya halus parpol mengintimidasi indenpedensi KPU dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelanggara pemilu.

“Kalau saya melihatnya ini upaya halus partai politik mengintimidasi tugas KPU sehingga mereka berupaya harus ada perwakilan parpol di lembaga KPU yang publik anggap sebagai lembaga independen”, ucap Ramses dikutip dari JawaPos.com, Sabtu 25 Maret 2017.

Menurutnya, wacana ini tentu mendapat penolakan publik luas karena dipandang sebagai wacana yang membawa sistem pemilu di Indonesia ke arah yang lebih buruk.

“Publik bisa bayangkan tanpa perwakilan parpol saja KPU diintervensi sama DPR bagaimana kalau ada perwakilan di KPU pasti lebih rusak”, ucapnya.

Adanya perwakilan parpol di KPU justru rawan terjadinya intervensi politik dari partai-partai politik. Upaya ini tidak lebih dari modus untuk mengintimidasi tugas KPU ke depannya.

Saat ini, lanjut dosen dari Universitas Mercu Buana (UMB), yang perlu dibenahi sistem pengawasan terhadap pihak KPU. Sehingga komisioner KPU benar-benar bekerja secara independen tanpa adanya intervensi atau intimidasi pihak manapun termasuk partai politik melalui DPR.

Seperti diketahui, kontroversi ini muncul pasca Pansus RUU Pemilu DPR usai kunjungan kerja dari Jerman dan Meksiko yang mewacanakan partai politik diperbolehkan menduduki jabatan komisioner KPU.

 

To Top