Cara Warga Bone Merayakan 10 Muharram – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Cara Warga Bone Merayakan 10 Muharram

Suasana warga berburu barang pecah belah di salah satu toko di kawasan eks Pasar Sentral Watampone, Selasa 11 Oktober kemarin.

Ramai-ramai Berburu Barang Pecah belah

Sudah menjadi tradisi bagi warga Bumi Arung Palakka, setiap moment 10 Muharram tiba, mereka wajib berbelanja barang pecah belah, seperti ember, baskom dan gayung.

BAHARUDDIN, Watampone

Selasa, 11 Oktober kemarin, tokoh barang pecah belah disesaki pembeli. Salah satunya adalah Toko Surya Abadi yang terletak di Jl Sukawati Watampone. Sejak buka, toko sudah diserbu pembeli.  Salah seorang warga, Ica mengaku berbelanja barang pecah belah pada setiap moment 10 Muharram sudah berlangsung turun temurun di keluarganya.

Meski diakui tidak mengetahui persis latarbelakang keluarganya berburu barang pecah belah di setiap perayaan 10 Muharram. Namun demikian, tradisi ini tetap diikuti dengan harapan mendapat berkat kemenangan dan keberuntungan. “Kami mengambil hikmah dari sejarah orang-orang terdahulu, banyak yang beruntung pada saat 10 Muharram. Kami tidak tahu jalan ceritanya, yang jelasnya pada saat itu banyak yang mendapatkan kemenangan, makanya kami juga mengambil hikmahnya dengan belanja, supaya kami juga mendapatkan kemenangan dan keberuntungan,” katanya.

Ibu rumah tangga lainnya yang ikut berburu barang pecah belah di moment 10 Muharram adalah Hadrah. Wanita ini satu ini mengaku hanya ikut-ikutan dengan kebiasaan keluarga. “Saya beli pecah belah, karena hanya ikut-ikutan dengan keluarga, saya tidak tahu maknanya, yang jelas-nya belanja pada saat 10 Muharram katanya bagus, makanya saya juga belanja,” bebernya.

Tak pelak, di setiap moment perayaan 10 Muharram, toko pe-cah belah pun meraup omzet yang berlipat-lipat. Betapa tidak, barang pecah belah, seperti baskom, ember dan gayung laris manis saat 10 Muharram tiba.

(*)

To Top