Catat, KTP PNS Tak Berlaku Bagi Calon Perseorangan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Catat, KTP PNS Tak Berlaku Bagi Calon Perseorangan

Tim relawan kandidat calon perseorangan saat konsultasi terkait persyaratan maju melalui jalur perseorangan, Jumat 22 September kemarin

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bone nampaknya sulit terwujud melawan kotak kosong. Dua figur siap menjegal langkah pasangan petahana, HA Fahsar M Padjalangi MSi – H Ambo Dalle maju di pilkada tanpa penantang.

Bahkan kedua penantang itu mengikrarkan diri maju berpasangan, mereka adalah dr Umar dan HA Mappamadeng Dewang. Pasangan yang mengusung tagline Doa ini, bahkan mulai mengumpulkan dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik sebagai antisipasi tidak adanya dukungan parpol yang akan mengusung pasangan ini di pilkada.

Berpaketnya dua figur ini di pilkada Bone nyatanya bukan isapan jempol belaka. Tim mereka sudah bergerak mengumpulkan dukungan KTP. Bahkan tim relawan dr Umar, sudah menyambangi kantor KPU Bone, untuk mengkosultasikan terkait syarat maju di pilkada melalui jalur perseorangan.

Komisioner KPU Bone, Ernida Mahmud menyebutkan, tim dr Umar mengkonsultasikan terkait persyaratan jumlah dukungan dan larangan yang bisa mendukung.

Ernida menegaskan, aparatur sipil negara atau PNS tidak boleh memberikan KTP dukungan untuk syarat calon independen dalam pemilihan kepala daerah.

“Sesuai peraturan, dukungan KTP yang dikumpulkan atau diperoleh dari ASN, tidak berlaku. Sebab pegawai pemerintah dilarang memberi dukungan kepada para calon perseorangan. Termasuk kepala desa, TNI dan Polri,” terangnya kepada RADAR BONE, Jumat 22 September kemarin.

Sementar itu, tim relawan dr Umar, Andi Sultan Salahuddin mengakui, pengumpulan KTP el sudah berjalan di kecamatan-kecamatan. Terkait paket dr Umar – HA Mappamadeng Dewan, Sultan masih belum berani membeberkan hal tersebut. “Yang jelas taglinenya Doa, dr Umar dan inisial Andi calon pendampingnya,” tuturnya.

*

Click to comment
To Top