Di Bone Masih Ada 4.927 Kartu BPNT Belum Tersalur – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Di Bone Masih Ada 4.927 Kartu BPNT Belum Tersalur

Salah satu aktivitas pengangkutan raskin di gudang Bulog, beberapa waktu lalu. Kini raskin telah ditiadakan dan berganti dengan program BPNT.

PENULIS : BAHARUDDIN

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai di daerah ini tak kunjung tuntas. Saat ini, masih ada hampir lima ribu kepala keluarga belum mengantongi kartu sehingga tidak bisa melakukan transaksi untuk mendapatkan bantuan pangan pengganti beras miskin tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Sosial Kabupaten Bone, jumlah penerima manfaat program BPNT di Kabupaten Bone sebanyak 20 ribu kepala keluarga (KK). Hanya saja, dalam penyalurannya belum menyentuh kepada keseluruhan penerima. Ini terjadi karena masih ada 4.927 kartu transaksi yang tidak disalurkan.

Kartu sebanyak itu tidak tersalur karena penerima manfaat yang bersangkutan dinilai sudah layak menerima bantuan. Penyebabnya adalah ada yang sudah meninggal dunia, pindah alamat, kehidupannya sudah mapan, hingga kesalahan identitas.Untuk menggantikan kuota 4.927 yang bermasalah tersebut, pemerintah desa dan kelurahan diminta melakukan verifikasi data melalui kegiatan musyawarah desa (Musdes) dan musyawarah kelurahan (Muskel).

“Jika semua desa dan kelurahan sudah masuk hasil validasi datanya, maka akan dilakukan pengusulan ke Kementerian Sosial agar penerima bantuan yang lama dganti dengan penerima yang baru, dari masyarakat yang layak menerima. Pengalaman selama ini, meski penerima telah diganti di tingkat kelurahan dan desa, jika terbit kartu baru, tetap saja muncul data lama. Makanya data ini harus dilaporkan langsung di Kementerian Sosial agar data penerima lebih akurat,” kata H Faisal, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bone.
Wakil Bupati Bone, Drs H Ambo Dalle MM mendesak seluruh kepala desa dan seluruh agar validasi data dipercepat, sehingga hampir lima ribu kartu transaksi yang diganti datanya, bisa disalurkan secepatnya.

“Kami meminta kepada pemerintah tingkat kecamatan, desa dan kelurahan agar mempercepat verifikasi,” tegas Ambo Dalle. Menurut dia penyaluran kartu harus dilakukan secepatnya, sehingga warga kurang mampu bisa merasakan manfaat program pemerintah pengganti beras murah (raskin) tersebut.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top