Di Tanah Batue, Ternyata Premium Dijual Murah. Ini Pengakuan Warga – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Di Tanah Batue, Ternyata Premium Dijual Murah. Ini Pengakuan Warga

RADARBONE.CO.ID–Wilayah Tana Batue tampaknya menjadi tempat persinggahan bagi supir truk tangki yang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, untuk ‘kencing’.

Pasalnya di wilayah itu, banyak pengecer yang menjual premium dengan harga murah. Hanya Rp8 ribu per liter.

Salah seorang warga, Riswanda mengaku, hampir seluruh pengecer di Tana Batue, menjual premium dengan harga murah.

“Memang disini banyak bensin eceran dijual dan harganya Rp8 ribu per liter sehingga masyarakat lebih memilih beli eceran dibanding di SPBU apalagi premium di SPBU kadang kosong,” ungkapnya kepada radarbone.co.id, Rabu 20 November 2019.

Hal ini dibenarkan oleh warga lainnya, Sadri. Ia mengaku, tak hanya satu warga yang menjadi langganan supir tangki milik pertamina, tapi ada banyak pengecer yang diduga menyedot langsung premium dari mobil tangki tersebut.

“Masa premium satu liternya hanya Rp8 ribu. Sementara di tempat lain di luar Tanah Batue, dijual Ro10 ribu per liter. Kemungkinan besar di daerah itu sudah banyakmi langganannya itu mobil tangki,” tukasnya.

Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan truk tangki milik PT Elnusa beserta supirnya saat memasok BBM bersubsidi ke pengecer di Wilayah Tana Batue Kecamatan Libureng, Selasa dinihari, 19 November kemarin.

Kanit Ekonomi Polres Bone, Ipda Doddie Ramaputra mengaku, supir truk tangki diamankan saat memindahkan isi BBM ke dalam jerigen. “Kita amankan SA (36 thn) supir tangki milik PT Elnusa Makassar, dan pembeli yakni SN (45 thn) warga Tana Batue yang diduga membeli langsung BBM melalui mobil tangki itu,” bebernya.

Doddie mengaku, pihaknya mendapat laporan dari warga yang curiga melihat adanya mobil tangki Pertamina dengan Nomor Polisi B 9730 SFU, sedang parkir dipekarangan warga. “Kita curigai mobil itu sedang membongkar isi bbm dalam tangki dimana praktek itu, tidak sesuai dengan prosedur oleh Pertamina. Setelah kita cek, ternyata benar, oknum yang kita amankan ini, sedang menimba isi tangki jenis premium,” jelasnya.

Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka akan dikenakan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas. Adapun ancaman hukumannya, yakni hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar

Kapolsek Libureng, AKP Hajriadi membenarkan adanya penangkapan terhadap supir truk yang menjual BBM bersubsidi ke penadah di wilayah Tana Batue.

“Barang bukti yang diamankan berupa satu unit mobil tangki pertamina. Barang buktinya masih dititip di Polsek Libureng. Sementara pelaku yang diamankan (Supir dan penadah) telah dibawa ke Polres Bone,” tukasnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top