Diduga Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Bone Ancam Tutup THM Helios – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Diduga Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Bone Ancam Tutup THM Helios

PENULIS : ADRY

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE-Tempat hiburan malam milik Hotel Helios diduga menjadi sarang prostitusi terselubung. Pemerintah daerah pun didesak segera menutup THM tersebut. Desakan ini disampaikan mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bone. PMII menggelar aksi unjukrasa di tiga tempat, yakni kantor bupati, Polres Bone dan DPRD Bone, Kamis, 24 Januari kemarin. Dalam aksi ini, mahasiswa menyatakan penolakan terhadap keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) milik Hotel Helios yang beralamat di Jl Langsat Watampone.

“Terkait THM di salah satu hotel berbintang ini (Hotel Helios) kami meminta pemerintah daerah untuk menindaki, karena bisa jadi di sana menjadi salah satu tempat prostitusi dan maksiat,” ungkap Kafka, koordinator lapangan.

Parahnya lagi, kata Kafka, anak di bawah umur bebas masuk ke THM tersebut. “Berdasarkan laporan masyarakat dan bukti-bukti yang didapati oleh mahasiswa terkait maraknya anak di bawah umur yang bebas masuk ke dalam THM hotel berbintang itu,” tambah Kafka.

Atas kejadian-kejadian ini, mahasiswa pun memberikan teguran kepada pihak kepolisian karena dinilai lalai dalam melakukan pengawasan. “Kami dari pihak mahasiswa yang tergabung dalam PMII Kabupaten Bone, menyatakan sikap memberikan teguran kepada pihak kepolisian terkait lemahnya pengawasan sehingga anak di bawah umur bebas masuk (THM) begitu saja.

Sejatinya, keberadaan THM di hotel, kata mahasiswa hanya diperuntukkan untuk tamu bukan dibuka untuk umum, apalagi melibatkan anak di bawah umur.
Mahasiswa juga mendesak pihak kepolisian untuk aktif melakukan razia. Dan kepada pengelola THM diminta memperketat pengunjung yang masuk. Setiap pengunjung yang masuk diperiksa tanda pengenalnya. “Jika hal tersebut tidak mampu dilakukan maka seharusnya usaha THM tersebut ditutup saja,” tegas mahasiswa. Mahasiswa berjanji jika aspirasinya tak diindahkan, maka akan turun melakukan aksi serupa dengan massa yang lebih besar.

Wakil Bupati Bone, Drs H Ambo Dalle MM yang menerima aspirasi mahasiswa, berjanji akan menindaklanjuti tuntutan tersebut. Jika terbuka terbukti THM milik Hotel Helios tersebut menjadi sarang maksiat, maka akan dicabut izinnya. “Mengenai hal ini kami akan koordinasikan dengan forum koordinasi pimpinan daerah. Saya juga akan perintahkan polisi pamong praja untuk menelusiri hal ini, apakah betul ada anak di bawah umur yang masuk di THM itu. Kalau memang terbukti kita akan dicabut izinnya,” tegas Ambo Dalle.
Pihak Hotel Helios Watampone melalui Sulaeman Yaras mengatakan apa yang disampaikan mahasiswa tersebut tidak benar.

“Tadi kami sudah jelaskan kepada pak wakil bupati bahwa semua tuntutan yang dilakukan mahasiswa tidak benar, apalagi di sana (THM Helios) penjagaannya ketat. Bahwa anak di bawah umur dibiarkan masuk itu tidak betul. Bahkan kemarin ada pengunjung kami halangi masuk karena dikira anak kecil, yang intinya yang masuk di sini orang yang berbadan kecil tapi bukan anak di bawah umur,” kunci dia.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top