Disdik Bone Siap Bayar – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Disdik Bone Siap Bayar

Soal Tunjangan Sertifikasi Guru Golongan II

PENULIS : AGUSTAPA

WATAMPONE, RB—Perjuangan guru PNS golongan II yang nekat menemui pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI terkait pembayaran tunjangan sertifikasi, ternyata tak sia-sia. Dinas Pendidikan memastikan pembayaran tunjangan sertifikasi guru golongan II setelah surat edaran diterima.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs H Rosalim HAB, SSos, MSi yang dikonfirmasi RADAR BONE, Senin 5 September kemarin, menyatakan kesiapannya untuk memproses pembayaran tunjangan profesi guru golongan II tersebut setelah surat edaran dari Kemendikbud turun.

“Selaku Kadisdik, kami selalu menginginkan sertifikasi guru golongan II dibayarkan, namun kami tidak bisa bertindak sepanjang tidak ada dasar yang kuat. Maka dari itu, kalau ada surat secara resmi yang dikeluarkan oleh pihak kementerian tentunya kami akan proses secepatnya pencairannya,” tegas Rosalim.

Bukti rekaman video yang diperlihatkan guru golongan II saat bertandang ke Kemendikbud, kata Rosalim tak bisa dijadikan dasar pembayaran. Karenanya, dia masih menunggu perintah tertulis dalam bentuk surat edaran.
Untuk mendapat kepastian dasar pembayaran, kata Rosalim, dirinya juga akan mengutus perwakilan untuk berkonsultasi Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

BACA JUGA  Ini Daftar Juara Festival Burung Kicau Arung Palakka 2016 RADAR BONE

“Saya perintahkan Kabid Program dan Perencanaan untuk kembali bertemu dengan BPKP terkait persoalan ini. Kalau memang pihak BPKP selaku auditor juga membenarkan hal tersebut, maka tentu kami juga tindaklanjuti,” jelasnya.
Sekretaris Disdik Bone, Drs Nursalam, MPd mengatakan dirinya akan ikut serta menemui BPKP hari ini. “H Ibrahim tak ingin sendiri berangkat, dia menginginkan ada saksi yang ikut supaya hasil yang kami peroleh tidak hanya sekadar mengada-ada saja,” ungkapnya.

Nursalam juga akan membawa perwakilan kepala sekolah ‘kadaluarsa’ untuk ikut menemui BPKP. “Insya Allah, kita juga akan membawa perwakilan dari kalangan kepala sekolah karena mengingat nasib kepala sekolah yang over masa tugasnya juga mengalami hal yang sama dengan guru golongan II, tidak dapat menerima sertifikasi. “Jadi kami ingin mereka langsung mendengar hasil konsultasi kami dengan BPKP dengan harapan mereka puas, sehingga tudingan kepada kami yang dinilai mengada-ngada itu tidaklah benar,” tandasnya.

BACA JUGA  Jelang Akreditasi, SDN 23 Jeppe'E Lomba Kebersihan Kelas

*ASKAR SYAM

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top