Komisi II DPRD Bone Kawal Bantuan Kementerian – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Komisi II DPRD Bone Kawal Bantuan Kementerian

Kunjungan kerja Komisi II DPRD Bone di Kementerian ESDM

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Bantuan dari sejumlah kementerian siap dikucurkan ke Kabupaten Bone.
Salah satunya bantuan mesin untuk konversi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke gas. Bantuan mesin yang dimaksud, yakni mesin katinting untuk para nelayan.

Komisi II DPRD Kabupaten Bone, saat kunjungan kerja ke Kementerian ESDM mendapat kepastian adanya ratusan mesin katinting yang siap disalurkan kementerian tersebut ke Bone. “Kalau tidak ada, ada 500 mesin konversi dari BBM ke gas,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Bone, A Muh Idris Alang kepada RADAR BONE, Kamis 7 Maret kemarin.

Bantuan tersebut diakui, jumlahnya lebih sedikit jika dibandingkan bantuan mesin yang dikucurkan kementerian ESDM pada 2018 lalu. “Kalau tidak salah ada 950 unit kemarin yang dikucurkan,” jelasnya.
Politisi Partai Golkar itu, juga mewarning dinas yang menangani penyaluran bantuan tersebut, untuk tidak ‘main mata’.

“Perlu didata baik-baik peruntukannya. Jangan sampai doble. Sudah menerima tahun lalu, tahun ini terima lagi. Itu tidak dilarang,” jelasnya.

Komisi II lanjut dia, juga akan membahas penyaluran bantuan tersebut bersama dinas terkait. “Karena ini peruntukannya untuk nelayan, jadi harus siapa-siapa penerimanya. Yang jelas, Komisi II akan mengawal ini. Harus ada skala prioritas, sehingga penyaluran bantuan ini betul-betul tepat sasaran,” tegasnya.

Karena baginya, penyaluran bantuan sangat rawan permainan, apalagi memasuki tahun politik.
Selain bantuan mesin untuk konversi BBM ke gas, kementerian ESDM juga akan menyalurkan bantuan pompa air untuk petani.

Anggota Komisi II DPRD Bone, Hj Mintayu Syamsuddin menambahkan, selain bantuan mesin untuk konversi BBM ke gas, Komisi II juga memperjuangkan adanya bantuan untuk nelayan khusus yang aktivitas di sungai.

“Juga umtuk pemakaian gas ke para petani kita usulkan, karena kelangkaan tabung elpiji belakangan ini di Bone salah satu penyebabx itu pengalihan fungsi  untuk rumah tangga ke sawah.  Nah, tahun ini ada peruntukan gas untuk petani, tetapi hanya untuk yang memiliki lahan maksimal 0,5 ha. Dan harus memiliki pompa air 6,5 hp. Ini jg masih percobaan .dan uci coba baru diberlakukan di Pulau Jawa,” kuncinya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top