Dugaan Bisnis LKS di SMAN 1 Cina, UPT Didesak Jatuhkan Sanksi – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Dugaan Bisnis LKS di SMAN 1 Cina, UPT Didesak Jatuhkan Sanksi

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Praktik jual beli buku lembar kerja sekolah atau LKS kepada siswa-siswi yang diduga terjadi di SMAN 1 Cina, menuai kecaman banyak pihak.

Anggota Komisi IV DPRD Bone, Indra Jaya menyayangkan adanya jual beli buku paket LKS tersebut. Terlebih, dalam pelaksanaannya diduga siswa-siswi di wajibkan untuk membeli. Politisi Partai Demokrat itu meminta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Bone segera turun tangan. Termasuk mengkroscek langsung ke lapangan terkait dugaan pembayaran LKS.

“Jika benar terbukti ada praktek jual beli LKS, saya kira UPT harus mengambil sikap tegas. Kami di Komisi IV juga segera menjadwalkan rapat kerja dengan pihak UPT kalau perlu dengan pihak SMA,” jelasnya.

Namun tetap lanjut Indra, asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan. Terkecuali jika ada bukti yang akurat, salah satunya kwitansi pembayaran LKS yang mampu ditunjukkan orangtua siswa.

Indra Jaya menegaskan, buku LKS memang membantu siswa-siswi agar lebih cerdas dalam pelajaran. Namun, tidak diperbolehkan sekolah mewajibkan atau memaksa semua siswa membeli buku tersebut.

Praktisi Pendidikan, Yusdar turut menyesalkan masih adanya sekolah yang menjual buku LKS. Padahal, kegiatan tersebut sudah dilarang keras. Dia juga menilai, buku LKS kurang bermanfaat bagi pendidikan siswa. Pasalnya, dengan LKS hanya membuat peserta didik menghafal, bukannya memahami yang notabene menjadi faktor kesuksesan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Yusdar juga mewanti-wanti guru, untuk tidak boleh mengajar siswanya setengah-setengah, menyebabkan peserta didik terpaksa harus mengkuti kegiatan belajar atau les di luar sekolah.

“Kasihan mereka yang tidak punya biaya kalau harus les lagi, ini akan menjadi masalah,” pungkasnya.

*

Click to comment
To Top