Fahsar: 80% Program Visi Misi Tercapai – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Fahsar: 80% Program Visi Misi Tercapai

HA Fahsar Mahdin Padjalangi

Empat Tahun Kepemimpinan Tafa’dal

RADARBONE.CO.ID-WATAMPONE–Kepemimpinan Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi, MSi dan Wakil Bupati, Drs H Ambo Dalle, MM (Tafa’dal) sudah memasuki empat tahun, Selasa, 18 April kemarin. Selama empat tahun menakhodai daerah terbesar kedua di Sulsel, berbagai prestasi telah ditorehkan. Setidaknya hingga April 2017 ini, tercatat sedikitnya 105 penghargaan baik dari level regional Sulsel maupun nasional berhasil diraih.

Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi, MSi kepada RADAR BONE, Selasa, 18 April kemarin mengungkapkan, program yang dicanangkan melalui visi misi telah mencapai di atas 80%. Dengan demikian, kata dia dalam setahun tersisa periode kemimpinannya tinggal melakukan perampungan dan penyempurnaan saja. “Ada mungkin yang tidak bisa tercapai 100%. Tetapi saya berkeyakinan bahwa semua sudah di atas 80% dari visi misi. Bahkan ada yang sudah melampaui 120 sampai 130%,” beber Fahsar.

Salah satu yang membanggakan, kata Fahsar adalah pertumbuhan ekonomi dalam empat tahun terakhir. yakni ekonomi Bone bertumbuh rata-rata 8,3%. Bahkan pernah mencapai 9,2% pada 2014. Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan tersebut diakui membawa perubahan kesejahteraan bagi warga di Bumi Arung Palakka.

BACA JUGA  Dibungkus Kantong Plastik, Ari-ari Dikemas dalam Toples

“Indikator kesejahteraan menurut hemat saya adalah meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Untuk mengukur pertumbuhan ekonomi ini, bukan satu kecamatan yang diukur tapi secara keseluruhan kecamatan. Itu bisa ditandai karena semakin meningkatnya produksi pertanian. Sekarang kita sudah tembus 1 juta ton. Artinya kalau pertanian berhasil, maka otomatis kesehatan berhasil. Kenapa karena sektor ini sumber pendapatan,” ungkap Fahsar.

Apalagi, kata Mantan Staf Ahli Gubernur ini, mayoritas masyarakat Bone itu hidup dan bekerja pada sektor pertanian. “Itu yang bisa mengukur bahwa masyarakat sejahtera. Toh kalau masih ada yang berpendapatan di bawah di angka minimun atau masih berkategori masyarakat miskin itu faktor kemalasan saja,” paparnya. Namun demikian, sambung Fahsar pihaknya tetap membuat terobosan penurunan angka kemiskinan, sehingga terjadi penurunan angka kemiskinan di Bone secara signifikan.

Terkait data kemiskinan Dinas Sosial Provinsi Sulsel yang menyebut angka kemiskinan di Bone tinggi, Fahsar menegaskan, bahwa hal itu tidak bisa dijadikan rujukan. “Pernah ada polemik tentang data kemiskinan terutama yang dikeluarkan Dinas Sosial (Provinsi). Saya kira itu tidak bisa dijadikan dasar karena yang menentukan data kemiskinan itu statistik (BPS). Ada juga imbas positif, karena semakin bertambah jumlah peserta JKN-KIS,” urainya.

BACA JUGA  Barcelona Tanpa Neymar di El Clasico

Kemudian pada bidang pendidikan, kata Fahsar telah torehkan dengan mencapai hasil UN tertinggi nasional. Disusul bidang kesehatan dengan peningkatan layanan kesehatan dan program Forum Kabupaten Bone Sehat juga menuju Swasti Saba Wiwerda dan Wistara. Dan yang tak kalah penting, lanjut Fahsar adalah Indeks Pembangunan Manusia, Bone tercepat di Sulsel dan melampaui rata-rata nasional. Demikian pula dengan laju inflasi juga berhasil ditekan.

Dalam sisa waktu setahun kepemimpinannya bersama H Ambo Dalle, Fahsar menegaskan tinggal merampungkan program yang telah berjalan. “Karena progress pembangunan yang telah kami realisasikan selama empat tahun, sebenarnya sebagian besar telah melampui target dari RPJMD,” tegasnya.
Salah satu yang juga menjadi obsesi Fahsar adalah menjadikan Kabupaten Bone sebagai pusat studi budaya bugis di tanah air.

Alasannya, kata Fahsar, karena Bone adalah daerah bekas kerajaan terbesar dan pemegang hegemoni pemerintahan terakhir. “Sehingga banyak dari etnis bugis ini memberikan predikat bahwa untuk berbicara masalah adat dan budaya bugis ada di Bone. Bone jadi referensi dan itu memang mendapat pengakuan dari semua. Dari situlah kita berpikir membentuk Dinas Kebudayaan. Dan dari beberapa tokoh adat dan budaya berharap bahwa Bone ini dijadikan sentra pengembangan budaya dan adat bugis. Sehingga ke depan kita berharap ini bisa diwujudkan,” kunci dia.

BACA JUGA  Ini Penekanan Bupati Bone Pada Pelantikan Pejabat

 

Click to comment
To Top