Fahsar Di Atas Angin – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Fahsar Di Atas Angin

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bone, HA Fahsar M Padjalangi-H Ambo Dalle (Tafa'dal) mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan di tim desk pilkada DPW PPP Sulsel.

Empat Parpol Merapat, Pendaftar Tunggal di Demokrat

PENULIS : ASKAR SYAM

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Bakal calon bupati Bone, Dr HA Fahsar M Padjalangi MSi ini diatas angin. Dukungan parpol untuk bakal calon petahana ini, terus mengalir. Setidaknya empat parpol sudah resmi mendukung pasangan Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi dan Drs H Ambo Dalle, MM (Tafa’dal) jilid II. Dua diantaranya, sudah menyerahkan rekomendasi yakni Golkar dan PBB. Sisanya, PPP dan PKB sudah memproses SK rekomendasi kepada mereka berdua.

Dukungan untuk Tafa’dal Jilid II berpotensi bertambah. Partai Demokrat berpeluang merapat ke Fahsar-Ambo Dalle. Sampai batas akhir penjaringan, hanya pasangan Tafa’dal yang mendaftar di parpol berlambang Mercy itu.
Sebelumnya, melalui rapat pleno DPC PBB Kabupaten Bone, Jumat, 28 Juli lalu, PBB resmi menetapkan pasangan HA Fahsar Mahdin Padjalangi-H Ambo Dalle, bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung di Pilkada Bone 2018. “Kita harap penyerahan SK usungan PBB nantinya, diarak terlebih dahulu sebelum kita serahkan ke bakal calon yang kita usung (Tafa;dal),” ungkap Purnama Irianto As’adi, Sekretaris DPW PBB Provinsi Sulsel usai menghadiri pleno DPC PBB Bone. “Jadi Bone sudah selesai. Di PBB Hanya Tafa’dal yang mendaftar,” tambah Purnama.

Ketua DPC PBB Bone, H Saipullah Latief menegaskan, penetapan calon yang diusung, mengacu proses penjaringan yang selama ini berlangsung. Termasuk uji publik melalui pemaparan visi misi calon bupati.
Saipullah menyebutkan, selama proses penjaringan, ada empat bakal calon yang mengambil formulir, namun hanya satu pasangan bakal calon yang mengembalikan formulir.

“Hanya pasangan Tafa’dal yang mendaftar dan sudah memaparkan visi-misinya. Saya kira itu prosesnya,” jelas Wakil Ketua Komisi I DPRD Bone itu.

Terpisah, Ketua DPC PPP Kabupaten Bone, Muh Amin menyebutkan, di PPP hanya satu pasangan bakal calon yang mendaftar dan sudah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPW PPP Sulsel. “Jadi tanpa saya sebutkan siapa yang diusung PPP, saya kira sudah jelas. Hanya satu pasangan calon yang mendaftar dan elektabilitasnya tentu tidak bisa kita ragukan lagi. PPP dan Tafa’dal juga tidak bisa dipisahkan. Selain itu, kontrak politik kami masih berjalan,” terangnya tanpa menyebut isi kontrak politik dimaksud.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak mau kalah. Parpol pengusung Tafa’dal di Pilkada 2013 lalu, juga hampir pasti kembali mengusung jagoannya tersebut di Pilkada Bone 2018 mendatang. Pengurus DPC, DPD dan DPP bahkan sudah bertemu Fahsar, Kamis, 20 Juli lalu.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bone, Rusdi membenarkan adanya pertemuan dengan Bupati Bone tersebut, membahas usungan di pesta demokrasi lima tahunan mendatang.

“Iya, benar sudah ada pertemuan. Kemarin (Rabu, 19 Juli) saya bersama sekretaris (Umardin) juga sudah bertemu bupati di rumah jabatan. Intinya PKB akan tetap bersama Fahsar di pilkada,” tegas Rusdi.

Rusdi menegaskan, rekomendasi untuk Fahsar sisa menunggu waktu. “Intinya kami di PKB tidak lagi membuka penjaringan bakal calon bupati dan sudah bulat mengusung Tafa’dal di Pilkada Bone,” pungkas Rusdi.
Sebelum PPP, PBB dan PKB bergabung, Fahsar dan Ambo Dalle terlebih dahulu sudah mengantongi rekomendasi Partai Golkar. Bahkan rekomendasi yang diserahkan Golkar tersebut, merupakan yang pertama dari kabupaten dan kota di Indonesia yang akan menggelar pilkada.

Itu artinya, pasangan Tafa’dal, telah mengantongi 20 kursi dukungan parpol. (Selengkapnya lihat grafis).
Praktisi Politik, Dharmawansyah menilai adanya kecenderungan calon tunggal di Pilkada Bone. “Kalaupun tidak, mmaksimal sampai dua calon saja. Tapi prediksi saya, Pilkada Bone akan melawan kotak kosong,” ujar Dharmawansyah kepada RADAR BONE, Minggu, 30 Juli kemarin.

Mengalirnya dukungan parpol ke pasangan Tafa’dal, menjadi bukti, partai politik di Bone ingin bermain aman. Maksud bermain aman kata Dharmawansyah, yakni adanya kepentingan pemilu legislatif, yang menjadi landasan sehingga parpol memberikan dukungan ke Fahsar.

“Hal ini justru menguntungkan pasangan Tafa’dal. Fahsar selaku bakal calon bupati, kini di atas angin. Secara matematis, dukungan parpol jauh di atas persyaratan yang diatur KPU, yakni minimal 9 kursi,” jelasnya.
Namun lanjut Wawan sapaan akrabnya, belum menutup peluang figur lainnya untuk bertarung melawan petahana.

“Hanya saja, meyakinkan parpol tanpa ada modal besar itu yang sulit. Apalagi, Fahsar selama ini aktif menggalang dukungan parpol. Bahkan jika ditelisik, Fahsar berusaha maju di pilkada tanpa penantang. Caranya, dengan mengumpulkan seluruh dukungan partai politik peraih kursi di DPRD Bone,” tutupnya.

*

To Top