Gara-gara Ini Aktivis Desak Pemerintah Tutup Paksa Toko Penjual Knalpot Racing – Radar Bone

Radar Bone

Peristiwa

Gara-gara Ini Aktivis Desak Pemerintah Tutup Paksa Toko Penjual Knalpot Racing

Ilustrasi

PENULIS: HERMAN KURNIAWAN

 

RADARBONE.CO.DI, WATAMPONE– Upaya pihak kepolisian untuk menegakkan undang-undan lalulintas Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) terbentur dengan tidak adanya ketegasan pemerintah dalam menindak penjual knalpot racing.

Sejumlah kalangan mendesak agar knalpot racing tidak diperjual belikan bebas ke pengendara biasa.

“Jika memang pemerintah serius mau menghentikan maka semua toko yang menjual knalpot racing harus ditindak kalau perlu ditutup paksa kalau memang bandel,” kaya seorang aktivis pemuda, Taswiwin.

Dia menambahkan, selama ini penerapan undang-undang terkesan diberi ruang kepada warga untuk melanggar dan selanjutnya ditindaki.

“Penindakannya pun terkadang tebang pilih. Jadi susah, kami berharap agar knalpot dan kaca spion serta peralatan motor yang tak sesuai standar berlaku dihentikan peredaranya. Jangan ada pembiaran dari pemerintah,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim SH SIK MSi mengatakan pihaknya akan menindak tegas jika ada pengendara menggunakan knalpot racing serta terlibat balapan liat.

“Sudah ada beberapa kita tindaki. Diharapkan ke depan agar tidak ada lagi kasus yang sama karena berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.

Pada pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) berbunyi setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis.

Meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam dipidana.

Hukuman berupa kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

 

To Top