Hampir Separuh Dari Panjang Jalan di Bone Masuk Kategori Rusak – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Hampir Separuh Dari Panjang Jalan di Bone Masuk Kategori Rusak

Warga Dambakan Kemerdekaan Infrastruktur

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–HUT Kemerdekaan RI ke 74 telah diperingati dengan penuh hikmat, Sabtu 17 Agustus kemarin. Masyarakat larut dalam kegembiraan memperingati hari kemerdekaan RI. Namun terlepas dari itu, masyarakat Kabupaten Bone terus mendambakan kondisi infrastruktur jalan yang layak. Dimana, hampir 50 persen jalan di Kabupaten Bone, kondisinya rusak berat.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bone tergolong besar, mencapai Rp2,4 triliun. Hanya saja, belanja modal untuk perbaikan infrastruktur jalan tak mencapai 20 persen dari total APBD. Di APBD Perubahan saja, belanja modal untuk perbaikan infrastruktur, hanya mencapai 12 persen.

Khusus infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bone, panjangnya mencapai 1.999, 51 kilometer. Jika ditotal dengan jalan desa, mencapai 2.481 kilometer. Dari total panjang jalan tersebut, 54 persen dalam kondisi baik dan rusak ringan. Sisanya, rusak berat.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kabupaten Bone, Jibang mengatakan, di APBD Pokok 2019 lalu, panjang jalan yang diperbaiki mencapai 20 kilometer. Sementara pada APBD Perubahan 2019, perbaikan jalan hanya mampu menyasar 18 kilometer. Itu artinya, dalam setahun Dinas PUPR hanya mampu membenahi 38 kilometer jalan rusak di daerah ini.

Itupun diakui Jibang, masih ada delapan paket proyek jalan di Bone yang belum selesai proses lelangnya di Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Jika di total, anggaran perbaikan jalan di Bone tahun ini, hanya menyerap tak kurang dari Rp80 miliar.

“Untuk proyek jalan yang dianggarkan di APBD pokok itu mencapai Rp40 miliar lebih. Rp32 miliar dari DAK (Dana Alokasi Khusus) dan Rp11 miliar dari DAU (Dana Alokasi Umum),” ujar Jibang merinci.

Sementara di APBD Perubahan, infrastruktur jalan di Bone mendapat kucuran anggaran Rp36 miliar. “Kita patut bersyukur ada hibah dari Pemprov Sulsel sebesar Rp46 miliar untuk perbaikan jalan. Itu kira-kira bisa mencapai 27 kilometer. Anggaran itu untuk pembangunan akses jalan dari Mappesangka ke Lonrong Kecamatan Ponre,” tukasnya.

Jibang merinci, biaya pengaspalan hotmix untuk satu kilometer panjang jalan, menyerap anggaran sebesar Rp2,5 miliar perkilometer. Jika konstruksi jalan menggunakan beton, anggaran yang dihabiskan lebih besar lagi, mencapai Rp3,5 miliar perkilometer.

“Jadi, untuk memenuhi semua kebutuhan pengaspalan jalan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kurang lebih Rp1 trilliun kita butuhkan anggaran,” jelasnya.
Sedangkan, untuk tahun 2018 pengaspalan jalan lanjut Jibang mencapai 44 kilometer.

“Pengaspalan jalan dalam satu kilometer membutuhkan dana miliaran rupiah. Sementara kita tahu sendiri, panjang jalan di Kabupaten Bone ini sangat besar,” pungkas Jibang.

Sebelumnya, pada penetapan APBD Perubahan 2019, H Kaharuddin yang kala itu menjabat Anggota Badan Anggaran dan Wakil Ketua Komisi III DPRD Bone menyebutkan, total anggaran untuk infrastruktur di Bone yang dialokasikan baik melalui APBD kabupaten maupun dari APBD provinsi, mencapai 80 miliar lebih.

“Khusus untuk perbaikan jalan, menyentuh 10 titik. Lima titik di kota dan lima titik di kecamatan,” ujarnya.

Alokasi anggaran yang diperuntukkan untuk perbaikan jalan lanjut H Kahar mencapai Rp36 miliar. “Di Kecamata, perbaikan jalan menyentuh Kecamatan Tellulimpoe, Ponre dan Kahu,” ujarnya.
“Ada juga 1 kilometer di utara,” ujar anggota Banggar lainnya, A Muh Idris Alang.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top