Index Indonesia : Elektabilitas NH-Aziz Teratas, NA-ASS dan IYL-Cakka Bersaing – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Index Indonesia : Elektabilitas NH-Aziz Teratas, NA-ASS dan IYL-Cakka Bersaing

RADARBONE.CO.ID_Makassar — Lembaga riset nasional Index Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai popularitas dan elektabilitas pasangan calon pada Pilgub Sulsel 2018 di Hotel Aryaduta, Kota Makassar, Jumat, 22 Juni. Hasilnya, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) unggul segalanya. Elektabilitas NH-Aziz menggungguli tiga pesaingnya menjelang tahapan pencoblosan.

Berdasarkan survei yang dilakukan pada 11-18 Juni, elektabilitas NH-Aziz menembus 32,1 persen. Jauh mengungguli para rivalnya. Tempat kedua dan ketiga, elektabilitas Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) dan Ichsan Yasin Limpo (IYL-Cakka) bersaing, masing-masing 26,5 persen dan 23,1 persen. Adapun elektabilitas Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) berada pada posisi buncit dengan 5,9 persen.

Direktur Index Indonesia, Agung Prihatna, mengungkapkan hasil survei yang dilakukannya melibatkan 1500 responden dan tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara tatap muka (face to face interview). Margin error atas survei tersebut hanya berkisar 2,6 persen. Survei tersebut dilakukan untuk memotret kecenderungan pemilih pada Pilgub Sulsel 2018 menjelang tahapan pencoblosan.

“Survei ini dilakukan untuk menggambar situasi elektoral menjelang pemilihan. Juga bisa menjadi pembanding antara hasil survei pada Mei hingga Juni. Hasilnya, pasangan nomor urut satu tetap teratas, disusul pasangan nomor urut tiga, nomor urut empat dan nomor urut dua,” ujar Agung, seusai merilis hasil survei terbarunya di Hotel Aryaduta, Kota Makassar, Jumat, 22 Juni.

Menurut Agung, selain memotret elektabilitas empat pasangan calon, pihaknya juga merekam gambaran undecided voters. Data terakhir menunjukkan masyarakat yang belum menentukan pilihan mencapai 12,4 persen. Melihat tren elektabilita empat kandidat yang bergerak positif dan normal, kata dia, NH-Aziz paling berpeluang memenangi pesta demokrasi rakyat Sulsel.

Potensi pertambahan suara dari NH-Aziz juga masih sangat besar. Itu tidak lepas karena popularitas NH maupun Aziz secara perorangan yang sangat besar. Di level calon gubernur, popularitas NH tertinggi mencapai 77,3 persen. Disusul Ichsan Yasin Limpo 72,5 persen, Nurdin Abdullah 65,9 persen dan Agus Arifin Nu’mang 57,2 persen.

Adapun popularitas calon wakil gubernur, Agung menyebut Aziz yang merupakan pasangan NH pun paling unggul. Popularitas Aziz bahkan mengalahkan Agus yang notabene adalah calon gubernur. Rinciannya yakni popularitas Aziz 64,5 persen, lalu diikuti Andi Mudzakkar 47,3 persen, Andi Sudirman Sulaiman 35,8 persen dan Tanribali Lamo 33,5 persen.

Lembaga riset nasional INDex Indonesia merilis survei terbaru seputar Pemilihan Gubernur. Pada pengukuran tingkat keterpilihan atau elektabilitas, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar meraih peringkat tertinggi dengan dukungan 32,1 persen responden.

NH-Aziz mengungguli Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dengan elektabilitas 26,5 persen, disusul Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar 23,1 persen, serta Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo 5,9 persen. Adapun undicided voters atau masyarakat yang belum menentukan pilihan sebanding 12,4 persen.

Direktur Eksekutif INDex Indonesia Andi Agung Prihatna mengungkapkan, survei digelar pada 11-18 Juni 2018 untuk memetakan peta elektoral jelang Pilgub. Survei melibatkan 1.500 responden yang tersebar di 24 kabupaten/kota, dengan tingkat kesalahan atau margin of error 2,6 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Survei ini baru dan sangat mendekati hari pemilihan. Jika undicided voters terdistribusi normal hingga hari H, maka NH-Aziz paling berpeluang memenangkan Pilgub,” kata Agung pada konferensi pers di Hotel Aryaduta Makassar, Jumat 22 Juni 2018.

Agung menjelaskan bahwa pada umumnya empat pasang kandidat di Pilgub Sulsel meraih peningkatan elektabilitas tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Masing-masing dominan di daerah tertentu.

INDex mencatat, NH-Aziz menguasai elektabilitas tertinggi di hampir semua kabupaten/kota yang masyarakatnya berbahasa Bugis.

Selanjutnya, NA-ASS unggul pada sebagian daerah perkotaan, wilayah Toraja, dan daerah yang berbahasa Makassar. Sedangkan IYL-Cakka dominan di kabupaten Gowa dan Takalar, serta sebagian kawasan Luwu dan Toraja.

“Dalam laporan ini kami tidak secara gamblang memperlihatkan peta untuk setiap kabupaten/kota. Sebab hasilnya akan bias dengan jumlah sampel tersebut,” ujar Agung.

Agung menjelaskan, seiring waktu, undicided voters terus terdistribusi merata ke empat pasangan calon. Jika situasinya serupa hingga hari pemungutan suara, maka NH-Aziz meraih peluang menang paling besar.

“Mempertimbangkan distribusi undicided voters dan margin of error dari survei terbaru, suara NH-Aziz bisa di atas 34,7 persen,” ujarnya.

“Konsekuensinya berbeda jika ada pasangan lain yang mampu menguasai mayoritas undicided voters. Namun melihat tren, suara mereka terbagi rata,” Agung melanjutkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top