Ini Caleg Yang Berpotensi Meraih Kursi di 5 Dapil di Bone – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Ini Caleg Yang Berpotensi Meraih Kursi di 5 Dapil di Bone

Ilustrasi

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE-Kejutan terjadi di pileg 2019. Petahana legislatif DPRD Bone diprediksi berguguran oleh serbuan caleg muda pendatang baru. Bahkan, tiga unsur pimpinan dewan saat ini terancam tereliminasi.

Sejumlah petahana was-was. Mereka terancam tak bisa bersaing dengan para pendatang baru. Bahkan data sementara, perolehan suara pendatang baru cukup signifikan. Sebut saja Ade Fery Afrisal (Golkar) di dapil I yang perolehan suaranya sudah menembus angka tiga ribu lebih dan A Haeruddin (PDIP) yang juga perolehan suaranya diklaim sudah menembus angka empat ribu lebih.

Adapun petahana yang terancam tak lolos masing-masing A Ashar (Gerindra), Abd Rahman
(PAN), Abd Rahim (Golkar), Abulkhaeri (Nasdem) dan beberapa petahana lainnya, termasuk
petahana yang menduduki unsur pimpinan di DPRD Bone saat ini. Sebut saja misalnya, Usman
T (PAN) yang digulingkan oleh rekan separtainya, Muliati. Informasi yang diperoleh Usman T, data
sementara meraup 2.600 suara dan Marliati 3.200 suara. Di Dapil I, ada Wakil Ketua DPRD Bone
A Samsidar yang diungguli perolehan suara oleh Fahri Rusli.

Berikut caleg yang berpotensi meraih kursi di lima dapil di Bone

Dapil 1

Golkar 11.027 (2 kursi)

1.Ade Fery : 3 ribu suara lebih
2.Mintayu/Ryad, suara keduanya diatas dua ribu

PAN 9 ribuan (1 kursi)
A Wahyudi Taqwa 2.900 suara

PKS 5 ribuan suara (1 kursi)
A Irwan Wirasasi SH 3.020 suara

Gerindra 5 ribuan (1 kursi)
-Fahri Rusli 1900 suara

Demokrat 8 Ribuan
-A Wahyu Herman tiga ribuan suara

PDIP 1 kursi
1.Bahtiar Malla 1800 suara

2.A Mappasossong 628 suara

PPP 5 ribuan lebih (1 kursi)
-Rangga Risa Swara/Muh Amin.

Nasdem
-Maman Surahman/A Muh Salam/A Idriana/

Kursi ke 10 bersaing Rismono (Hanura), Perindo (Jerry Hartanto), PKB (Rusdi).
—————————————-
Dapil 2 (8 kursi)

Golkar 15 ribuan (Potensi 3 kursi)
-A Rasdi Sumange 3 ribu suara
-A Bobby Ishak 3 ribu suara
-Jusmiati Sudirman 2 ribu lebih suara

Demokrat 1 kursi (5.500)
-Indra Jaya 3.300 suara

Gerindra 7 ribuan
-H Abd Hamid 3 ribuan suara

PAN (1 kursi)
-A Nursalam Nawir 2.500

PPP (1 kursi)
-A Saipul 2.700 suara

PDIP 6.500 (1 kursi)
-H Abd Rahman 2.700 suara

 

*Catatan PKB atau Nasdem berpeluang meraih kursi jika perolehan suara Golkar tak mencapai 20 ribuan suara
——————————————
Dapil 3 (9 kursi)

Golkar 10 ribuan lebih (Potensi dua kursi)
-A Atoro 4.500 suara
-A Yusuf Akbar 2.400 suara

Demokrat (9 ribuan)
-HA Suaedi 4.172 suara

PAN (6 ribuan) 1 kursi
-Herman ST 4.549 (Hampir 5 ribu)

Gerindra (7 ribuan) 1 kursi
-Bustanil 3.987 suara

Hanura (1 kursi)
-Asrul Harahap 2.400 suara

Nasdem (1 kursi)
-A Taufik Kadir 2.800 suara

PKS (1 kursi)
-Ramli 2.500

PBB (1 kursi)
-A Nur Pakki menuju 4 ribu suara.
——————————–
Dapil 4 (8 kursi)
Golkar (Potensi 3 kursi)
-Irwandi Burhan 6.465
-Adriani : 5.500 lebih (100 persen suara belum masuk)
-A Mappanyukki Takka/A Ulfana Promal Pawi

Gerindra (1 kursi)
-A Purnama Sari 3.700 suara

PBB (1 kursi)
-H Saipullah : 5.082 (Suara belum masuk, Tellulimpoe, Amali, Ulaweng)

Nasdem (1 kursi)
-A Tenri Walinnong/Suharni

PAN (1 kursi)
-Marliati 3.200 suara

Demokrat 5 ribuan (1 kursi)
-Muh Amir
————————————-
Dapil V

Golkar 20 ribuan suara (Potensi 3 kursi)
-Syamsul Bahri 3.500 suara

-A Muh Idris Alang diatas 2 ribuan suara

-A Akbar Yahya diatas 2 ribuan suara

Gerindra, 6 ribuan suara

-H Ramang 2.556 suara.

PKS 5 ribu lebih
-H Askarianto 2.200 suara

Demokrat 1 kursi (8 ribuan)
-H Kaharuddin 3 ribu lebih suara

PAN 1 kursi
-Faisal 3 ribu lebih suara

PPP 6 ribuan suara (1 kursi)
-Arifuddin 2.500 lebih suara

PDIP lima ribuan suara (1 kursi)
-A Haeruddin 4.227 suara

Kursi ke 10 milik PKB atau perindo. Jika Golkar hanya dua kursi, maka PKB dan Perindo berbagi kursi di ke 9 dan 10

Sumber diinternal PDIP menyebutkan, peraih suara terbanyak di PDIP adalah petahana, Bahtiar Malla. “Perolehan suaranya sudah mencapai 1.800 an. Itu minus 60 TPS. Sementara caleg lain masih di angka 600 an. A Mappasossong di peringkat kedua baru meraih 628 suara sementara. Jadi selisihnya sangat jauh,” ujar sumber itu.

Sementara di PPP, dua caleg bersaing, yakni Rangga Risa Swara dan Muh Amin. Sumber RADAR BONE menyebutkan, perolehan suara Rangga sudah berada di angka 2 ribuan lebih. Sementara Muh Amin berada diangka 1.800 an.

Pengamat politik, Rahman Arif menilai, banyaknya petahana yang berguguran menjadi cerminan ketatnya persaingan di pemilu 2019. “Termasuk adanya indikasi maraknya politik uang selama pemilu kemarin. Caleg yang berduit, akan berusaha maksimal meraup suara maksimal demi lolos di parlemen,” ujarnya.

Disamping itu, adanya kecenderungan pemilih yang menginginkan wajah baru, lantaran kinerja legislator sebelumnya yang dianggap tidak mampu memenuhi keinginan publik.
“Harusnya dengan metode penghitungan ini, sedikit banyak menguntungkan partai besar, seperti Golkar, Gerindra dan PAN. Namun nyatanya, mereka tidak mampu memanfaatkan peluang ini,” kuncinya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top