Ini Pengakuan Istri Oknum Pengurus Travel Nakal – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Ini Pengakuan Istri Oknum Pengurus Travel Nakal

RADARBONE.CO.ID–Sejauh ini oknum pengurus travel Rindu Ka’bah, H Nasruddin belum berhasil dikonfirmasi terkait keterlibatannya dalam menawarkan paket umrah murah kepada warga di Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Namun demikian, informasi yang diperoleh dari istri H Nasruddin, yakni Hj Sukma, menegaskan suaminya tidak memiliki travel. Melainkan hanya membantu travel dalam mencari calon jemaah umrah. “Dia (H Nasruddin) tidak hanya bantu satu trevel saja, akan tetapi ada beberapa trevel. Dia ikut saja sama orang, sembarang dia ikuti dan kadang dua sampai tiga travel dibantu. Pokoknya siapa-siapa saja yang panggil dan kenal sama orang, baru dikasimi (Diuruskan calon jemaah),” ungkap Sukma melalui sambungan telepon, kemarin.

Ditambahkan Sukma pekerjaan ini digeluti suaminya sejak lama, sebelum mereka menikah.
“Dia sudah lama dengan pekerjaan ini, karena sebelum saya menikah dia sudah mengurus begini (Urus jemaah umrah). Dia pernah tinggal di sana dan bahkan sekolah di sana (Mekkah),” bebernya.
Terkhusus travel bermasalah yang dibantu suaminya, sepengetahuan Sukma bukan Travel Rindu Ka’bah, melainkan Travel Salapan.

Terkhusus travel ini, sambung Sukma sudah ditangani Polda Sulsel, bahkan pemilik travel sudah dijatuhi hukuman.
“Kasus itu (Travel bermasalah) sudah ditangani polda. Pemiliknya juga sudah ditahan,” jelas Sukma.
Keterlibatan suaminya membantu Travel Salapan, kata Sukma atas informasi yang diperoleh melalui koran.

“Awalnya dilihat di koran dan akhinya temannya yang kasi tahu (H Nasruddin). Coba jalan-jalan ke Salapan karena di sana (Salapan) murah. Akhirnya suami saya tertarik karena murah, nah ternyata penipuan. Dan sekarang direkturnya itu sudah dipenjara,” beber Sukma.

Karenan H Nasruddin hanya membantu dan tidak mengambil uang milik calon jemaah umrah, maka suaminya, kata Sukma tidak diproses hukum.

“Dia (H Nasruddin) tidak bermasalah karena ada bukti transfernya, mulai transfer pertama sampai terakhir semua sudah diserahkan ke polda.

Polda yang pegang bukti transfer dan kwitansi, jadi suami saya tidak ambil apa-apa. Dia hanya uruskan orang saja,” tegasnya.

Karena itu, kata Sukma, suaminya masih bebas melakukan aktivitas seperti biasa sebagai pemilik Kelompok Bimbingan Ibadaha Haji.

“Dia (H Nasruddin) sekarang tidak ada. Dia lagi di mekkah,” kunci Sukma.
Sementara itu, Pihak Kementerian Agama Kabupaten Bone melalui

Kasi Haji dan Umrah, H Anwar mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai travel yang menawarkan paket umrah murah.

“Jika memang ada travel yang menawarkan umrah dengan biaya murah, masyarakat harus memastikan terlebih dahulu travel itu resmi atau tidak.

Masyarakat juga harus memastikan pemberangkatannya, besaran biaya yang digunakan, hotelnya, visanya dan pastikan travel itu berizin,” imbau Anwar.

Tak hanya itu, Anwar juga mengharapkan masyarakat mendaftar melalui travel resmi, bukan lewat calo.
“Ada 45 travel yang resmi di Sulsel. Terkhusus yang berkedudukan di Bone, ada dua travel resmi. Makanya, lebih baik mendaftar langsung daripada lewat perantara,” tegasnya.
*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top