Inilah Kronologi, Batti Memarangi Tiga Korban, Dua Diantaranya Tewas – Radar Bone

Radar Bone

Peristiwa

Inilah Kronologi, Batti Memarangi Tiga Korban, Dua Diantaranya Tewas

Batti saat diamankan polisi pasca menebas warga di Desa Ajangpulu Kecamatan Cina, Senin 11 Juni 2018

RADARBONE, CO.ID, WATAMPONE– Polisi Tengah Menyidik kasus pemarangan yang dilakukan, Layatang Alias Batti Bin Baba (48) menyebabkan dua orang korban, Muh Amin Alias Amin (44) dan Hanna Binti Baba (65) tewas, nama terakhir adalah saudara kandung pelaku, Senin 11 Juni 2018.

Berdasarkan keterangan Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarisman Kasim SH SIK MSi. Kronologi insiden berdarah pada pukul 07.30 Wita itu bermula saat pelaku yang diketahui mengidap gangguan jiwa keluar dari rumahnya di Dusun Pao, Desa Ajangpulu, Kecamatan Cina sambil membawa sebilah parang.

Selanjutnya, Batti mendatangi rumah kakaknya Hanna lalu menebas parang yang menyebabkan korban tewas di TKP.

“Di lokasi itu dua saudaranya dia parangi satu tewas dan yang satunya masih dirawat di rumah sakit,” ujar Kapolres.

Setelah menebas kakak dan adik kandungnya, Batti kemudian kembali ke rumahnya. Tak lama disitu, dia kemudian keluar dari rumah lalu berdiri di pinggir jalan raya.

“Saat bersamaan muncul Muh Amin mengendarai sepeda motor hendak ke kantor desa. Pelaku langsung menyerang korban dengan menebas korban berkali-kali hingga tewas di TKP,” tambahnya.

Muh Amin diketahui sebagai salah satu perangkat Desa Ajangpulu.

Pasca kejadian anggota Polsek Cina tiba di lokasi kemudian mengamankan pelaku.

Batti selama ini memang dikenal mengidap ganguan jiwa namun selama Ini tidak pernah menyerang orang lain.

“Memang sudah lama menginap gangguan jiwa. Tadi tiba-tiba mengamuk menggunakan parang,” kata Bahar saudara ipar korban.

Berikut korban pemarangan:
1. Hanna Binti Baba (65) tewas
2. Muh Amin (44) tewas
3. Rajatang Binti Baba (43) kritis

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top