Izin Dicabut, Tapi Kok Apotek Zam-zam Tetap Beroperasi? – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Izin Dicabut, Tapi Kok Apotek Zam-zam Tetap Beroperasi?

PENULIS : SUDRY

RADARBONE.CO.ID_WATAMPKONE–Kendati pemerintah daerah melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP) sudah mencabut izin usaha Apotek Zam-zam sejak pekan lalu, namun apotek yang kedapatan menjual obat keras tanpa resep dokter plus lem fox tersebut tetap terbuka seperti biasa.

Pantauan RADAR BONE di Apotek Zam-zam yang terletak di Komplek Pasar Sentral Lama, Selasa, 7 November kemarin sekira pukul 17.00 Wita menemukan apotek tersebut tetap melayani pembeli.
Pihak apotek yang disambangi RADAR BONE, mengatakan Apotek Zam-zam masih dibuka dengan alasan tidak lagi menjual obat.

“Kami masih buka tapi kami tidak menjual obat lagi,” ungkap seorang pria paruh baya tanpa menyebut nama.
Saat disinggung soal izin usaha yang telah dicabut pemerintah daerah, pria ini mengaku sedang menunggu izin baru yang sedang diurus.

“Iya betul sudah dicabut beberapa waktu lalu, tapi kami buka sambil mengurus surat izinnya,” bebernya seraya melayani pembeli.

Diberitakan sebelumnya, Apotek Zam-zam resmi ditutup oleh Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sejak pekan lalu.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Bone, Muh Akbar mengatakan SK pencabutan izin usaha dikeluarkan setelah pihaknya menerima rekomendasi dari Dinas Kesehatan.” Kami sudah terbitkan SK sejak pekan lalu, sehingga apotek tersebut tidak dapat beroperasi lagi,” tegas Akbar kepada RADAR BONE, Senin 6 November lalu.

Akbar mengatakan sesuai rekomendasi yang diterima dari Dinkes, apotek tersebut disebutkan sudah melakukan pelanggaran yang berulang, yakni menjual obat keras tanpa disertai resep dokter. Pihak apotek tak mengindahkan teguran dari instansi terkait. Terakhir, apotek ini ditemukan menjual lem fox, jenis lem yang kerap diisap remaja untuk mendapatkan sensasi mabuk.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top