Jabatan Lowong Dilelang – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Jabatan Lowong Dilelang

HA. Surya Dharma

WATAMPONE, RB–Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi, MSi memastikan pengisian jabatan yang lowong melalui mekenisme lelang. Pemerintah daerah kini sedang membentuk tim untuk melaksanakan lelang jabatan tersebut.
Bupati Bone Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi menegaskan dalam pengangkatan jabatan eselon II, tak lagi melalui penunjukan seperti yang selama ini terjadi. Melainkan, pejabat yang akan mengisi jabatan lowong terlebih dahulu mengikuti lelang yang dilakukan pemerintah daerah.
“Pengangkatan pejabat eselon II tidak boleh lagi melalui penunjukan. Harus melalui lelang jabatan. Ini sudah jelas regulasinya dan kami akan patuhi itu,” tegasnya kepada RADAR BONE saat ditemui di kantornya, pekan lalu.
Ketika ditanyai mengenai kapan rencana lelang jabatan akan dilakukan, Fahsar mengungkapkan, pihaknya masih harus menunggu terlebih dahulu hasil perombakan struktur organisasi dari penerapan regulasi baru perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007.
“Kita tunggu saja dulu itu penerapannya,” ungkapnya.
Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Bone, HA Surya Darma, SE, MSi juga memastikan seluruh jabatan lowong, pengisiannya melalui lelang jabatan. Adapun untuk pelaksanaan lelang jabatan, kata Surya Darma dilakukan melalui tim yang dibentuk. “Pengisian jabatan lowong melalui lelang. Timnya sedang kita bentuk,” tutur Sekkab Bone itu.
Kepala BKDD Bone, Drs A Islamuddin menegaskan, bahwa lelang jabatan hanya dilakukan pada jabatan lowong di level eselon II, seperti dinas dan badan.
“Untuk lelang jabatan, akan kita lakukan untuk jabatan yang lowong saja, khususnya untuk jabatan pimpinan tinggi pratama,” kata Islamuddin saat ditemui RADAR BONE di ruang kerjanya beberapa waktu lalu
Hanya saja, dia belum bisa memastikan kapan lelang jabatan tersebut dimaksud digelar. Menurut dia semuanya bergantung kepada pimpinan.
Namun demikian, dia mengingatkan untuk pelaksanaan lelang jabatan memerlukan waktu yang cukup. Pasalnya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui, diantaranya pembentukan panitia, pengumuman rekruitmen dan proses tahapan lainnya.
Adapun posisi lowong di kabinet Tafa’dal saat ini, diantaranya Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) yang ditinggalkan A Arsyad Lantara, SH, MSi setelah dilantik menjadi staf ahli bupati. Kendati belakangan yang bersangkutan tetap diberi kesempatan menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala BPM. Jabatan lain yang lowong adalah salah satu posisi staf ahli bupati, Kepala BLHD dan Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial.
Sementara itu, Bagian Organisasi Setda Bone terus bekerja melakukan pembobotan terhadap SKPD yang akan digabung.
“Tim kami sementara berjalan melakukan pembobotan untuk menentukan tipe SKPD sambil menunggu petunjuk teknis selanjutnya dari pemerintah pusat,” terang Drs A Amran, Kabag Organisasi Setda Bone saat ditemui, Minggu 3 April lalu.
SKPD yang masuk tipe A, kata Amran digawangi seorang kadis, didampingi sekretaris dan empat orang kepala bidang. Kemudian tipe B diisi seorang kadis, sekretaris dan tiga orang kepala bidang. Sedangkan tipe C seorang kadis, tanpa sekretaris dan dua orang kepala bidang.
Selain ada SKPD yang akan digabung, kata Amran juga beberapa yang diambilalih pemprov maupun pusat. Amran menargetkan proses ini bisa rampung pada November mendatang.
“Namun kegiatan ini tentunya bertahap. Pada April hingga Mei kami tunggu surat dari kementerian tentang nomenklatur, struktur dan tupoksi dari SKPD yang dibentuk.
Selanjutnya akan dilakukan pembahasan hingga Oktober, baru kemudian dibuatkan peraturan daerah,hingga November keluar peraturan bupati,” beber Amran.

rosdianasulja

To Top