Jalur Alternatif Mendesak – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Jalur Alternatif Mendesak

Atasi Kemacetan di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo

PENULIS : BAHARUDDIN

WATAMPONE, RB—Kemacetan pada ruas Jl Dr Wahidin Sudirohusodo sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Sepanjang hari, jalur menuju ke RSUD Tenriawaru itu sesak oleh kendaraan yang lalu lalang. Usulan pembukaan jalur alternatif pun mengemuka untuk mengatasi kemacetan parah di jalur hijau tersebut.

Kemacetan di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo dipicu oleh banyaknya perkantoran di kawasan tersebut. Baik kantor milik pemerintah maupun perusahaan swasta.
Titik kemacetan mulai terjadi di pertigaan Jl Dr Wahidin Sudirohosodo dan Jl A Mappa-nyukki, depan Kantor Dinas Pendidikan hingga ke depan RSUD Tenriawaru Watampone. Kemacetan pada tiga titik ini tak terhindarkan, terutama pada jam kerja.

Padahal sejatinya, jalur ini harus bebas macet. Pasalnya, ini merupakan akses utama menuju ke RSUD Tenriawaru, rumah sakit rujukan dari daerah tetangga, seperti Wajo dan Soppeng.
Kondisi ini diperparah dengan adanya parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) yang bejejer di depan RSUD Tenriawaru. Tak pelak, ruas Jl Dr Wahidin Sudirohosodo kian semrawut. Kemacetan di jalur ini sudah berlangsung lama dan belum ada solusi yang diambil pemerintah daerah.

Melihat kemacetan yang berlangsung setiap hari dan bertambah parah. Usulan pembukaan jalur alternatif pun mengemuka. Pembukaan ruas jalan alternatif ini dinilai sebagai solusi tepat mengatasi kemacetan di kawasan RSUD Tenriawaru.
Salah seorang warga setempat, H Rusli mengatakan sudah waktunya dibuat jalur alternatif yang menghubungkan Jl Dr Wahidin Sudirohusodo dengan Jl Gunung Kinibalu (Sebelah Timur) dan Jl Pinra (Sebelah Barat).”Untuk mengatasi kemacetan di sini (Jl Dr Wahidin Sudirohusodo) seharus-nya dibuatkan jalan alternatif, yakni membuat jalur baru dari Jl Dr Wahidin Sudirohusodo menuju ke Jl Kinibalu. Supaya kendaraan yang dari arah utara, bisa belok keiri, tidak perlu lagi lewat di depan RSUD,” jelas Rusli.
Hal senada diungkapkan, salah seorang pengendara motor, Hasnah. Menurut Hasnah pembukaan jalur alternatif perlu diikuti dengan pelebaran jalan. “Jika jalur alternatifnya menuju ke Jl Kinibalu, maka ruas jalan tersebut perlu pelebaran supaya tidak terjadi kemacetan baru,” ungkapnya.

Lurah Macanang, A Hendra menilai untuk perencanaan jangka panjang, pembukaan jalur alternatif yang menghubungkan ke Jl Dr Wahidin Sudirohusodo merupakan ide cemerlang yang patut didukung.
“Memang bagus dibuatkan jalur baru menuju ke Jl Kinibalu untuk persiapan ke depan. Tapi kalau untuk saat ini, sebenarnya yang sering menyebabkan macet, yakni banyaknya kendaraan parkir di badan jalan,” paparnya.

Namun demikian, Hendra mengingatkan jika dibuka jalur baru yang menghubungkan Jl Dr Wahidin Sudirohusodo dengan Jl Kinibalu, maka pelebaran pada ruas Jl Kinibalu mutlak dilakukan, untuk menghindari kemacetan baru. “
Harusnya dibuatkan lahan parkir, supaya tidak ada lagi yang parkir di badan jalan. Kalaupun memang mau dibuatkan jalur menuju ke Jl Kinibalu sebaiknya jalanan diperlebar, baik Jl Kinibalu maupun Jl Dokter Wahidin Sudirohusodo.

 

*ASKAR SYAM

To Top